Breaking News:

Penggabungan BUMN

Erick Thohir Gabungkan Enam Perusahaan Pangan Menjadi Tiga BUMN agar Lebih Menguntungkan

Menteri BUMN Erick Thohir jelang akhir tahun melakukan langkah berani, yakni menggabungkan enam perusahaan pangan menjadi tiga, agar bisa untung.

Editor: Valentino Verry
instagram @erickthohir
Menteri BUMN Erick Thohir menggabungkan enam perusahaan pangan menjadi tiga BUMN jelang akhir tahun. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak enam BUMN yang tergabung dalam klaster pangan, kini telah dilebur menjadi tiga perusahaan pelat merah.

Hal tersebut terjadi setelah adanya penandatanganan Akta Penggabungan enam BUMN Pangan, yang telah ditandatangani kemarin (2/12/2021).

Melalui penandatanganan Akta Penggabungan tersebut, telah dilaksanakan penggabungan PT Bhanda Ghara Reksa ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, penggabungan PT Perikanan Nusantara ke dalam PT Perikanan Indonesia dan penggabungan PT Pertani ke dalam PT Sang Hyang Seri.

Baca juga: Veronica Maulana tak Bisa Pebaiki Puskesmas Wanakerta Karawang yang Nyaris Roboh, Ini Alasannya

Penandatanganan Akta Penggabungan secara langsung dilakukan oleh masing-masing Direktur Utama BUMN Pangan yang melakukan penggabungan, berlokasi di Kementerian BUMN.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala N.Mansury mengatakan, penggabungan BUMN ini merupakan momentum penting dalam rangka menuju holding BUMN Pangan.

Di mana, salah satu proses menuju holding pangan adalah merger dari enam BUMN Pangan menjadi tiga BUMN Pangan.

“Merger dari enam BUMN Pangan menjadi tiga BUMN Pangan, merupakan bagian dari rangkaian besar proses pembentukan Holding BUMN Pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia melalui revitalisasi, penyegaran serta peningkatan kinerja yang ada di BUMN Pangan,” jelas Pahala, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Ahmad Muzani Perintahkan Seluruh Kader Partai Gerindra Main Handphone, Ini Alasannya

Menurutnya, peningkatan ketahanan pangan Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka mencapai visi 2045 yang bisa direalisasikan melalui upaya peningkatan ketahanan pangan di Indonesia.

“Kita sama-sama mengetahui jumlah penduduk di Indonesia terus tumbuh dan sudah tentu kebutuhan utama adalah pangan,” papar Pahala.

“Oleh karenanya melalui peran BUMN Pangan nanti kita terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang pangan,” sambungnya.

Pahala menyebut tujuan dari pembentukan holding pangan melalui fase penggabungan BUMN Pangan ini adalah bagaimana kita bisa meningkatkan inklusivitas, melakukan pemberdayaan nelayan, petani dan juga para peternak.

Baca juga: Polri Desak 57 eks Pegawai KPK Buat Surat Pernyataan tak Terlibat Organisasi Terlarang

Menurutnya, ini bukan merupakan sesuatu hal yang tidak mungkin karena penerapan daripada teknologi yang baik, peningkatan produktivitas dan juga meningkatkan kesejahteraan daripada para petani, nelayan tentunya. (Tribunnews/Ismoyo)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved