WEGE Bangun PIDI 4.0, Jendela Digitalisasi Indonesia untuk Dunia

Penandatanganan prasasti PIDI 4.0 dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

ISTIMEWA
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri acara penandatanganprasasti PIDI 4.0 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meluncurkan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).

Penandatanganan prasasti PIDI 4.0 dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan dihadiri juga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (2/12).

Selain dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menperin Agus Gumiwang, dan Wagub DKI Ahmad Riza Patria, turut hadir juga dalam kesempatan tersebut Direktur Operasi I WEGE Bagus Tri Setyana.

“Saya sangat mengapresiasi pembangunan PIDI 4.0 yang merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi showcase Making Indonesia 4.0 untuk dunia terutama dalam hal digitalisasi,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya.

Baca juga: GANJIL Genap DKI Jakarta Jumat 3 Desember 2021, Berikut Ini Daftar Lokasinya di 13 Titik

Sebagai kontraktor pelaksana dari pembangunan Gedung PIDI 4.0 ini, WEGE mengerjakan Arsitektur, Struktur, Mekanikal Elektrikal, Lanskap dan Bangunan Penunjang.

Berlokasi di jalan Kebayoran Lama no.17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berdiri diatas lahan seluas 12.957 meter persegi dengan luas bangunan 17.600 meter persegi.

Gedung PIDI 4.0 dirancang dengan konsep Smart Greeen Building sehingga pengelolaan gedung lebih efisien dan terkontrol terutama dalam segi keamanan, penggunaan energi, dan pemanfaatan fasilitas.

Baca juga: Angelo Alessio Bertekad Datangkan Enam Pemain Berpengalaman untuk Angkat Prestasi Persija Jakarta

PIDI 4.0 memiliki lima pilar atau layanan utama. Pertama, sebagai Showcase Center. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atau pelaku industri tentang pentingnya industri 4.0 dan menyajikan pengalaman nyata di sektor manufaktur dalam penerapan digitalisasi pada lini produksinya.

Kedua, menjadi Capability Center, yakni pusat pelatihan untuk meningkatkan keahlian kepada para tenaga kerja industri dan aparatur sipil negara (ASN) terkait implementasi industri 4.0.

Ketiga, sebagai Ecosystem for Industry 4.0 atau tempat kolaborasi pengembangan implementasi industri 4.0. Keempat, Delivery Center, tempat pendampingan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0. Kelima, Engineering and AI Center yang membantu permasalahan industri dengan teknologi rekayasa dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Kelima pilar atau layanan tersebut saling terkait dan sangat mendukung keberhasilan pengadopsian industri 4.0 di Indonesia.

PIDI 4.0 memiliki visi sebagai fasilitas yang dibangun sebagai solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia dan fasilitas ini juga diharapkan akan menjadi jendela Indonesia 4.0 bagi dunia. At

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved