Breaking News:

Berita Bogor

Jaringan Kota Pusaka Indonesia Tetapkan Delapan Kota Sebagai Ibu Kota Kebudayaan, Ini Alasannya

Jaringan Kota Pusaka Indonesia Tetapkan Delapan Kota Sebagai Ibu Kota Kebudayaan, Ini Alasannya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Peluncuran Ibu Kota Kebudayaan dalam Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Puri Begawan, Bogor pada Jumat (3/12/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Delapan kota di Tanah Air ditetapkan sebagai Ibu Kota Kebudayaan dalam Kongres ke-V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Puri Begawan Bogor, Jumat (3/12/2021).

Kedelapan kota tersebut adalah Banda Aceh, Siak, Sawah Lunto, Bogor, Surakarta, Denpasar, Sumbawa dan Ambon.

"Sebagai memiliki warisan budaya, kota-kota ini memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri," kata Taufik Rahzen sebagai Ketua Dewan Kurator untuk penetapan Ibu Kota Kebudayaan JKPI, Jumat (3/12/2021).

Lalu, apa kekuatan dan keunikan dari kota-kota di atas sehingga ditetapkan sebagai Ibu Kota kebudayaan?

1. Denpasar

Kota ini ditetapkan sebagai kota kebudayaan berdasarkan sejarah kebangsaan.

Denpasar memiliki jejak penting dalam pembentukan kesadaran kebangsaan dalam masa revolusi kemerdekaan dan pengaruh seterusnya.

Perang Puputan di Badung, Denpasar, sesungguhnya telah menginspirasi pergerakan nasional.

2. Surakarta

Kota di Jawa Tengah ini ditetapkan sebagai kota kemajuan kebudayaan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved