Reuni 212

Puluhan Orang Reuni 212 Sempat Dimintai Keterangan Terkait Alasan Ingin Datang ke Patung Kuda

Polisi sempat meminta keterangan puluhan orang dari 500 peserta Reuni 212 yang ada di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan, kawasan Patung Kuda dan Monas tidak diperkenankan untuk melakukan aksi unjuk rasa. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Jajaran Polda Metro Jaya sempat meminta keterangan puluhan orang dari 500 peserta reuni 212 yang ada di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (2/12/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan, sekira 20 sampai 30 orang itu dimintai keterangan.

Puluhan orang itu ditanya alasan datang ke akso reuni 212 dan diminta KTPnya untuk dilakukan pendataan.

Video: Polisi Tolak Aksi Reuni 212 karena Tak Dapat Izin Satgas Covid-19

"Tujuannya apa, sudah tahu belum ini dilarang pemerintah begitu," ujar dia.

Mereka yang dimintai keterangan itu, tidak mengetahui kalau aksi reuni 212 tidak mendapat izin dari Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI.

Sehingga, pemberitahuan soal larangan aksi unjuk rasa di Patung Kuda dan Monas tidak sampai ke telingan simpatisan.

Baca juga: Polda Metro Jaya tak Mau Ambil Resiko, 500 Massa Aksi Reuni 212 Hanya Diberi Imbauan untuk Bubar

Baca juga: 500 Peserta Reuni 212 Lolos Ancaman Pidana, Kombes Zulpan: Diimbau Bubar, Menurut

"Ya saya kurang paham itu, kami sudah mengimbau ya, kan teman teman sudah tahu larangan," tegas dia.

Pihaknya juga sempat meminta massa aksi reuni 212 untuk mundur dan bubarkan diri agar tidak berkerumun di Wahid Hasyim.

Kemudian pimpinan aksinya diimbau agar tidak memaksa tetap berada di Wahid Hasyim dan berusaha masuk ke Patung Kuda.

Jika tetap di sana, maka pihaknya bisa menjerat pimpinan massa aksi dengan KUHP.

Baca juga: Muannas Alaidid Sebut Panitia Reuni 212 Gagal Jual Agama demi Politik

"Kami terjerat KUHP pasal sekian ancaman hukumannya sekian, mau bertanggung jawab? dia kan tidak mau, sudah tahu belum yang lain?, kami kasih pemahaman ternyata belum tahu kita arahkan ya udah kembali kalo ga ada dicarikan, ya begitu," tuturnya.

Sebelumnya, aksi reuni 212 di kawasan Patung Kuda dan Monas, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat masih terpantau aman dan tidak ada massa yang meringsek masuk pada Kamis (2/12/2021) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan, kawasan Patung Kuda dan Monas tidak diperkenankan untuk melakukan aksi unjuk rasa.

Sebab, Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan rekomendasi atau izin untuk menggelar unjuk rasa 212.

Baca juga: Cegah Massa Reuni 212, Kawasan Patung Kuda dan Monas Tetap Dijaga Aparat Sampai Malam Ini

"Sampai dengan siang ini tidak ada kelompok elemen masyarakat yang masuk ataupun yang lakukan kegiatan berkumpul ataupun reuni di Patung Kuda dan sekitar," ujar dia. (m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved