Berita Nasional

Konten Minta Romo Benny Tak Campuri MUI Dianggap Ujaran Kebencian, Rocky Gerung Dipolisikan Petrus

Konten Youtube Rocky Gerung dianggap membuat provokasi terhadap Pastor Romo Antonius Benny Susetyo 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
youtube Indonesia Lawyers Club
Rocky Gerung 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Konten Youtube milik pengamat politik Rocky Gerung dilaporkan ke kepolisian.

Konten itu dianggap mengandung unsur ujaran kebencian dan sebar isu SARA.

Konten Youtube Rocky Gerung dianggap membuat provokasi terhadap Pastor Romo Antonius Benny Susetyo yang juga menjadi Staf khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),

Pelapor Petrus Selestinus mengatakan bahwa laporan dugaan unsur pidana itu dilayangkan ke SPKT Polda Metro Jaya pada Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Tim Pengacara Rocky Gerung Datangi BPN Kabupaten Bogor Terkait Lahan Sentul City

Baca juga: Kini Jadi Anggota Kehormatan, Erick Thohir Berpeluang Didukung 7 Juta Banser Jika Maju Pilpres?

Petrus mengatakan bahwa konten Rocky Gerung dan Hersubeno Arief yang diunggah di Youtube milik Rocky Gerung telah meresahkan masyarakat.

"Jadi tadi kami sudah lapor ke SPKT Polda Metro Jaya tentang dugaan telah terjadi tindak pidana karena terjadi ujaran kebencian dan berita bohong yang timbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," ujar Petrus dihubungi Rabu (1/12/2021).

Judul Youtube 'CAMPUR TANGAN URUSAN MUI, ROMO BENNY HARUS MUNDUR ATAU DIPECAT DARI DARI BPIP!' itu dilaporkan dengan Nomor : LP/B/6013/XII/2021/ SPKT/POLDA METRO JAYA.
"Judul Youtube di konten itu ialah bahwa campur tangan urusan MUI Romo Benny harus mundur atau dipecat dari BPIP," tuturnya.

Pasal yang dilaporkan yakni terkait ujaran kebencian dan berita bohong sebagaimana Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Undanv-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca juga: Pernyataan Tuhan Bukan dari Arab Dudung Tuai Polemik, Ustaz Hilmi Ingatkan KSAD Lebih Bijaksana

Selain meminta memeriksa Rocky Gerung, polisi juga diminta memeriksa Hersubeno Arief, Refly Harun, Adi Masardi, dan Natalius Pigai.

Petrus memberikan sejumlah barang bukti di antaranya Youtube wawancara media dengan Hersubeno Arief.

Dan lampirkan video youtube wawancara Hersubeno Arief dengan Rocky Gerung. Youtube komentar Refly Harun dan pernyataan media online Natalius Pigai.

Baca juga: Rizal Ramli Minta Didukung Jadi Capres 2024, Ruhut Sitompul Tertawa Mengejek, Minta Rizal Ngaca

"Mereka perlu didengar. Tetapi bahwa nanti penyelidikan siapa yang layak dimintai pertanggungjawaban pidana dan siapa yang tak layak sepenuhnya wewenang penyelidik dan penyidik," katanya lagi.

Seperti diketahui, Rocky Gerung melontarkan kritik itu setelah Romo Benny menyinggung Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Romo Benny dalam cuitan di Twitter sempat meminta agar MUI berbenah karena sudah menjadi sarang kelompok radikal.

Cuitan Romo Benny terkait dengan penangkapan tiga ulama oleh Densus 88 di Bekasi belum lama ini.

Meski demikian, cuitan itu kemudian dihapus karena mendapat kritik keras dari sejumlah kalangan.

“Ini bahaya dan dungunya. Dan Romo Benny bikin jengkel. Harusnya Benny punya wisdom, bisa antisipasi, tapi dia malah bodoh dengan mengucapkan itu,” Rocky Gerung di kanal youtubenya.

Baca juga: Nasib Pilu Istri Polisi di Tangerang, Diusir dari Rumah Mewahnya gegara Tak Mampu Nyicil Utang

Baca juga: Eksekusi Sekolah Fajar Hidayah Ricuh, Puluhan Anak Yatim Terancam Kehilangan Tempat Berteduh

Atas pernyataannya yang menyinggung MUI tersebut, Rocky Gerung lantas curiga, jangan sampai Romo Benny tergabung dalam gerakan semi intelejen dalam tubuh BPIP.

“Jangan-jangan dia ada semi intelijen yang sengaja menyusupkan pikiran-pikiran kontroversial dan akhirnya berkembang ke situ,” kata Rocky.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved