Breaking News:

PTM Terbatas

Orang Tua Murid di Depok Khawatir Varian Omicron Mengintai saat PTM Terbatas

Orang tua murid di Depok, Jawa Barat, khawatir atas pemberitaan varian Omicron. Sebab, saat ini PTM terbatas tetap berjalan.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com
Ilustrasi - Orang tua murid di Depok sedikit khawatir atas varian baru Omicron yang mengancam di saat PTM terbatas. 

WARTAKOTALIVE.COM< DEPOK - Irwan (bukan nama sebenarnya) mengaku memiliki kekhawatiran terhadap munculnya varian Omicron, terlebih saat ini pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) kembali dibuka yang dimulai pada 30 November 2021 kemarin.

Sebagai seorang ayah dari dua orang anak, Irwan mencoba memberikan batasan bagi sang anak sebagai upaya dalam mencegah terinfeksi dari Covid-19.

Terlebih dua putri kesayangannya kini mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), keduanya sekolah di dalam SMP yang sama dengan jenjang yang berbeda.

Baca juga: Ridwan Kamil Menunggu Investor Merealisasikan Pembangunan Jalan Tambang Parung Panjang-Gunung Sindur

"Kalau khawatir pasti ada ya, makanya saya selalu bilang ke anak untuk terus membawa handsanitizer, dan tidak usah berlama-lama di sekolah, kalau sudah waktunya pulang ya pulang jangan nongkrong dulu," papar Irwan kepada TribunnewsDepok.com di sekolah kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (1/12/2021).

Selain membatasi aktivitas anak selama di sekolah, Irwan juga nyatanya memberlakukan sistem sekolah yang berbeda antara putri pertamanya yang duduk di Kelas 9 dan putri kedua di Kelas 7.

"Kalau yang Kelas 7 dia enggak mau PTM, maunya online aja karena takut Covid-19, kebetulan teman-teman dia juga banyak yang online (sekolahnya)," imbuhnya. 

"Kalau yang kakaknya mau PTM karena biar lebih paham lagi katanya sama pelajaran karena kan sebentar lagi ujian (nasional)," tandasnya.

Dengan pilihan anak bungsunya itu, Irwan mengaku dirinya tak memaksakan sang anak untuk ikut sekolah PTM, meski sekolah tersebut telah kembali membuka PTM terbatas sesuai keputusan Pemerintah Kota Depok.

Baca juga: Zainudin Amali Puji Penerapan Prokes dengan Sistem Gelembung di IBF 2021

Menurutnya, sang anak tetap bisa belajar di rumah walaupun memang tidak semaksimal saat bertatap muka langsung dengan para guru.

"Karena juga kan sebelumnya ada banyak siswa yang kena (Covid-19), jadi anak saya punya ketakutan sendiri untuk PTM, ya saya sih tidak memaksakan dia harus PTM, yang penting tetap belajar," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved