Terorisme

Minggu Depan, Munarman Dihadirkan Langsung Sidang Kasus Terorisme di PN Jakarta Timur

Sidang perdana dugaan tindak pidana terorisme eks Sekretaris Umum FPI Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021) ditunda.

ISTIMEWA
Sidang perdana dugaan tindak pidana terorisme eks Sekretaris Umum FPI Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021), ditunda. Foto dok: Munarman ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG -- Sidang perdana dugaan tindak pidana terorisme eks Sekretaris Umum FPI Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021) ditunda.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu dimulai sekira pukul 09.20 WIB. Namun sekira pukul 10.15 WIB dinyatakan ditunda oleh Majelis Hakim. 

Sebelumnya Munarman yang dihadirkan secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya keberatan karena saat penetapan sidang yang diterimanya dia dihadirkan langsung atau secara offline. 

Video: Polisi Tangkap Munarman Dugaan Terlibat Aksi Terorisme

"Penetapannya yang saya terima adalah sidang secara normal, offline, sidang biasa. Maka saya minta untuk sidang berikutnya dilakukan secara offline," kata Munarman, Rabu (1/12/2021). 

Anggota tim penasihat hukum Munarman, Aziz Yanuar juga keberatan karena hingga kini mereka tidak menerima salinan berita acara pemeriksaan (BAP) lengkap dari JPU. 

"Kita hanya menerima (BAP) tersangka. padahal menurut KUHAP (Kitab Hukum Acara Pidana) itu harus menjadi hak dari kami, dari kuasa hukum, dan terdakwa," ujar Aziz, di ruang sidang. 

Baca juga: Kontroversi Sosok Munarman, Dedengkot FPI, Pernah Jadi DPO, Kini Dituduh Terlibat Aksi Terorisme

Baca juga: 300 Personel Gabungan Amankan Sidang Terorisme Munarman di PN Jaktim

Anggota tim penasihat hukum Munarman lainnya, Sulistyowati juga keberatan dengan JPU yang membawa ponsel ke ruang sidang.

Padahal itu jelas-jelas melanggar kesepakatan sebelumnya. 

"Sehingga seragam kami sama menunjukkan equality before the law (kesamaan di mata hukum). Ini bukan persoalan handphone, tetapi lebih kenapa perlakuan selalu berbeda," ujarnya.

Mendengar keberatan dari Munarman serta tim penasihat hukumnya, Majelis Hakim menyatakan sidang pembacaan dakwaan kasus terorisme Munarman ditunda hingga Rabu (8/12/2021). 

Baca juga: Mulai 1 Desember Munarman Bakal Jalani Sidang Kasus Terorisme di PN Jakarta Timur

Selain itu Majelis Hakim memerintahkan supaya menghadirkan Munarman secara langsung di ruang sidang. JPU juga diperingatkan agar tidak membawa ponsel ke dalam ruang sidang. 

"Baik sidang berikutnya Insya Allah akan kita buka kembali pada Rabu 8 Desember 2021," ungkap Majelis Hakim. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved