Breaking News:

Berita Jakarta

Harap Diperhatikan, Pemprov DKI Jakarta Larang ASN Cuti Selama Libur Panjang Natal dan Tahun Baru

Harap Diperhatikan, Pemprov DKI Jakarta Larang ASN Cuti Selama Libur Panjang Natal dan Tahun Baru. Berikut Selengkapnya

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diundang Deddy Corbuzier ke podcast Close The Door. Dalam kesempatan itu, Deddy Corbuzier berbincang dengan Anies Baswedan terkait banyak hal, terutama Deddy menanyakan kepada Anies perihal "Kadal Gurun" atau "Kadrun". 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menerbitkan surat edaran melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) berpergian ke luar kota atau mengambil cuti selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Adapun ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 79/SE/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Ke Luar Daerah dan/atau Cuti selama Periode Hari Raya Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Dalam surat yang didapat dari situs resmi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (BKD DKI), larangan ini diberlakukan mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

"Menginstruksikan pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Non ASN di lingkungan saudara untuk tidak bepergian/melakukan perjalanan ke luar daerah dan/atau mudik selama periode Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), yaitu sejak 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022," demikian bunyi surat edaran yang diterima Wartakotalive.com, Rabu (1/12/2021).

Adapun pengecualian dalam aturan tersebut, yakni ditujukan bagi ASN yang hendak melahirkan atau sakit serta alasan penting selama Nataru.

Baca juga: Resmikan Alun-alun Cirimekar, Ridwan Kamil: Kalau Pemimpin Masih Ngomongin Rencana Kurang Afdol Lah!

Baca juga: Reuni Akbar PA 212 Terancam Batal, Keluarga Besar KH Arifin Ilham Tolak Kegiatan Eksternal

"Tidak memberi izin cuti kepada pegawai ASN kecuali cuti melahirkan dan/atau cuti sakit dan/atau cuti karena alasan penting selama periode Nataru," lanjut isi surat edaran tersebut.

Kendati demikian, bagi ASN yang melakukan kedinasan tetap harus dilengkapi dengan surat tugas yang memang sudah ditanda tangani oleh Kepala Perangkat Daerah atau Biro.

"Pegawai ASN yang melaksanakan perjalanan ke luar daerah dalam rangka pelaksanaan tugas daerah dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan yang telah memperoleh Surat Tugas yang sudah ditandatangi oleh Kepala Perangkat Daerah atau Biro," tambah isi SE tersebut.

"Pegawai ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan berpergian ke luar daerah dengan terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari Kepala Perangkat Daerah atau Biro," lanjut isi SE tersebut. (m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved