Breaking News:

Virus Omicron

Rahmat Effendi Perpanjang Operasional Mall Jelang Nataru di saat Virus Omicron Mengancam

Wali Kota Rahmat Effendi sangat peduli pada kondisi ekonomi yang tengah lesu, karena itu dia mengeluarkan surat edaran yang memperpanjang jam mall.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Supriyanto
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi melonggarkan jam operasional mall saat Nataru. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kembali melonggarkan aktivitas masyarakat.

Yakni memperpanjang jam operasional pusat perbelanjaan atau mall hingga pukul 22.00 jelang Natal dan Tahun Baru ini (Nataru).

Pria yang akrab disapa Pepen ini sangat memahami jelang Nataru potensi masyarakat berbelanja sangat besar, dan ini bisa meningkatkan roda ekonomi yang tengah lesu.

Baca juga: Buruh Bekasi dan Karawang Harap-harap Cemas Menunggu Putusan Gubernur Jawa Barat Terkait UMK 2022

Hal itu dituangkan Pepen dalam surat edaran bahwa selama penerapan PPKM Level 3 pusat perbelanjaan dan mall boleh buka hingga pukul 22.00, lebih lama satu jam dibandingkan sebelumnya.

Hal ini tak sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang sedang cemas mengantisipasi masuknya varian baru virus Covid-19 yang disebut Omicron.

Pemerintah pusat justru mengeluarkan kebijakan baru berupa pembatasan mobilitas saat ini hingga akhir tahun.

Menurut Pepen, pelonggaran perpanjangan waktu operasional mall ini sebagai langkah mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi yang saat ini tengah dalam kondisi yang mulai naik.

Akan tetapi, walau jam operasional ditambah, kapasitas pengunjung tetap dikurangi menjadi 50 persen.

Baca juga: Azas Tigor Nainggolan Tegas Minta Predikat ‘Kota Layak Anak’ yang Disandang Kota Depok Dicabut

"Kalau secara mikro, Kita gak bisa liat satu satu tapi kalau secara makro sudah ada keinginan bagaimana proses proses ini kita lalui untuk mendongkrak dari laju pertumbuhan ekonomi," katanya, Senin (29/11/2021)

Menurut Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi, jika PPKM Level III tentu ada pembatasan yang dilakukan, meski ada pembatasan tentunya laju ekonomi yang saat ini tengah memulih, agar tidak drop seperti pada sebelumnya. Sehingga meski dilonggarkan tetap ada pengetatan yang dilakukan pada sisi kapasitas.

"Kalau engga kan repot, memang harus ada gambling keberanian agar pertumbuhan Ekonomi bisa meningkat," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.1/1857/SET.COVID-19 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun 2022 di wilayah Kota Bekasi. 

Baca juga: Kalah 1-2 dari Borneo FC, Angelo Blak-blakan Sudah Bidik Sejumlah Pemain untuk Benahi Persija

Dengan melalui surat itu diantaranya mengatur mengenai pelaksanaan perayaan tahun baru 2022 dan tempat perbelanjaan atau mall, serta melalui surat itu jam operasional Mall yang semula 10.00-21.00 waktu setempat menjadi 09.00-22.00 waktu setempat.

Langkah ini dilakukan, untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas total Pusat Perbelanjaan dan Mall serta penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved