Berita Kabupaten Bogor

Program Petani Milenial Besutan Ridwan Kamil Diminati, 460 Milenial Kabupaten Bogor Daftarkan Diri

Program Petani Milenial Besutan Ridwan Kamil Diminati, Iwan Setiawan Sebut Ada 460 Kalangan Muda Sudah Mendaftarkan Diri

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan ketika menyampaikan paparan Program Petani Milenial di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa (30/11/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Program Petani Milenial yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat disambut antusias oleh kaum muda di Kabupaten Bogor.

Sejak diluncurkan pada Maret lalu, program ini sudah menggaet 460 milenial di Kabuaten Bogor menjadi petani.

"Untuk SDM sekarang ada 460 orang. Kami akan buat matrik tempatnya dimana, usianya, kemudian usahanya apa, lokasinya di mana disambungkan dengan kedekatan lokasi yang kita sediakan untuk memudahkan aksesibilitas supaya tidak ada ekonomi biaya tinggi," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan pada Selasa (30/11/2021).

Pembuatan matrik ini menunjukkan Pemkab Bogor serius dan fokus mendukung program petani milenial ini.

Sesuai arahan dari Provinsi Jabar, tugas Pemkab Bogor dalam program ini adalah menyiapkan lahan dengan melibatkan  berbagai instansi sesuai dengan aturan.

"Kita ikuti aturan baik itu perhutani, PTPN atau tanah Pemda atau tanah Pabrik dan swasta itu bisa," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Bogor juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga: Ade Yasin Turuti Tuntutan Buruh Naikkan UMK 7,2 Persen, Apindo Kabupaten Bogor Sampaikan Keberatan

Baca juga: Bupati Ade Yasin Minta Level PPKM di Kabupaten Bogor Diturunkan karena Vaksinasi Mencapai 70 Persen

"Kita akan kita lakukan listing ulang kepada petani milenial yang ada di Kabupaten Bogor, kemudian kita daftarkan ke provinsi," ungkap Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor ini.

Menurutnya, agar program petani milenial Kabupaten Bogor bisa sukses dan maju maka harus dibentuk tim melalui Kelompok Kerja (Pokja) di bawah pimpinan Asisten Ekbang atau staf ahli.

"Yang penting diatas, pengambil kebijakannya itu adalah dari asisten dan staf ahli," tambahnya.

Untuk pemetaan lahan, lanjut Iwan Setiawan, potensi lahan di Kabupaten Bogor cukup besar bisa dari Perhutani, juga banyak PSU tanah Pemda yang bisa digunakan untuk lahan lokasi petani milenial.

"Mungkin minggu depan akan dilakukan verifikasi daerah mana, kondisinya bagaimana, lahannya untuk apa, status lahannya bagaimana, baik itu PSU atau lahan-lahan  yang dimiliki Pemda," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved