Breaking News:

UMK 2022

Buruh Bekasi dan Karawang Harap-harap Cemas Menunggu Putusan Gubernur Jawa Barat Terkait UMK 2022

Buruh Kabupaten Bekasi dan Karawang kini tengah menunggu keputusan Gubernur Jawa Barat terkait tuntutan kenaikan UMK yang tinggi, meski kondisi berat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi buruh pabrik - Buruh di Kabupaten Bekasi dan Karawang menuntut kenaikan UMK yang lumayan tinggi. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Buruh di Bekasi dan Karawang harus bersabar, karena rekomendasi tuntutan kenaikan UMK sebesar 5,51 persen dan 7,68 persen sudah disampaikan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana telah mengeluarkan surat rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 5,27 persen, tapi angka tersebut ditolak.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 Desember 2021, Luhut Jelaskan Perkembangan Varian Omicron

Akhirnya, kenaikan upah dibahas lagi dan sudah disepakati UMK dinaikkan lagi menjadi 7,68 persen atau mencapai Rp5.166.822.

“Kabupaten Bekasi 5,51 persen, Kota Bekasi tujuh persen lebih,” kata Ketua FSP TSK SPSI Karawang Dion Untung Wijaya, Senin (29/11/2021).

“Kalau Karawang 5,27 persen, maka UMK Karawang tidak akan tertinggi lagi, makanya kami minta 7,68 persen," imbuhnya.

Dari awal, sebetulnya Dion tidak puas kenaikan UMK 5,27 persen.

Tetapi karena sudah menjadi kesepakatan ia pun menerima hasil tersebut.

Namun kemudian, dilakukan rapat lagi dan disepakati ada kenaikan lagi di atas 5,27 persen.

Baca juga: Azas Tigor Nainggolan Tegas Minta Predikat ‘Kota Layak Anak’ yang Disandang Kota Depok Dicabut

Rekomendasi kenaikan UMK sebesar 7,68 persen, dibenarkan Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang Suratno.

Hanya saja, dia belum memberikan keterangan lebih rinci lagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved