Breaking News:

Bentrok GMBI

Ketua GMBI Karawang Marah Anggota Jadi Korban Pembunuhan Berencana, Desak Polisi Usut Tuntas

Ketua GMBI Karawang, Asep Mulyana, tak teima anggotanya tewas atas bentrok yang terjadi beberapa waktu lalu. Dia pun mendesak polisi mengusut.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polres Karawang menetapkan lima tersangka pengroyokan anggota dan pengrusakan mobil ormas GMBI di Jalan Interchange, Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Ketua GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Karawang, Asep Mulyana, menyebut anggota GMBI distrik Rembang menjadi korban pembunuhan berencana.

Pasalnya, massa dari Aliansi Ormas Karawang itu mempersiapkan diri dengan membawa senjata tajam.

"Kita lihat dalam video beredar, dari mereka banyak membawa bambu kayu dan senjata tajam berupa golok, samurai hingga celurit. Artinya mereka sudah persiapkan," kata Asep, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Ameer Azzikra Meninggal Dunia Setelah 6 Bulan Menikahi Nadzira Shafa, Sakit Liver hingga Gagal Napas

Asep mengungkapkan korban juga diserang berkali-kali hingga tewas oleh ratusan massa ormas tersebut.

Padahal sudah sangat jelas anggota GMBI Rembang itu terduduk lemah di jalanan tersebut.

"Itu berkali-kali dihanjar diserang terus memang seperti niat mau dihabisin. Itu sudah tidak ada adab moralnya, kok rakyat tidak ada hati nurani," ucapnya.

Untuk itu, Asep mengecem keras adanya penganiayaan terhadap anggota GMBI distrik Rembang.

Pihak Kepolisian diminta mengusut tuntas dan menangkap seluruh pelaku penganiayaan termasuk penggerak massa yang mengatasnamakan Aliansi Ormas Karawang ini.

Baca juga: Natalius Pigai Sebut Puan Maharani Pemimpin Bersih dan Genuine, Prabowo juga Sama

"Kasus ini sudah ditangani Polda Jabar, saya minta ini harus tuntas sampai akar-akarnya, pelakunya ditangkap semua. Serta pemodalnya dan otaknya harus dikejar. Kami minta Polda Jabar atau Mabes polri harus bertindak tegas," ungkapnya.

Jika ini dibiarkan, kata Asep, sama saja aparat maupun pemerintah membiarkan perilaku serta tindakan tidak baik tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved