Breaking News:

Liga Inggris

Dua Penggemar dari AS Kecewa Gagal Menonton Aksi Harry Kane, padahal Menghabiskan 31 Jam Terbang

Dua penggemar Tottenham Hotspur yang melakukan perjalanan 31 jam dari Amerika Serikat gagal menonton Spurs bermain melawan Burnley karena salju.

Penulis: Sigit Setiono | Editor: Sigit Setiono

SALJU yang menggunung di Stadion Turf Moor, Burnley, Inggris menggagalkan laga antara tuan rumah Burnley versus Tottenham Hotspur.

Hal ini membuat kecewa dua penggemar Tottenham Hotspur yang harus melakukan perjalanan 31 jam dari Amerika Serikat untuk menonton Spurs bermain melawan Burnley.

Penundaan diumumkan hanya satu jam sebelum jadwal laga yang dijawalkan berlangsung pada Minggu (28/11/2021) karena petugas gagal mengatasi tumpukan salju.

Badai Arwen atau Storm Arwen menguasai Turf Moor dengan menurunkan salju yang menutupi stadion.

Harry Kane lantas mengundang dua penggemar yang malang kesempatan untuk menonton pertandingan Spurs Brentford akhir pekan nanti.

"Dallas to London to Burnley (almost there) 31 hours - no sleep - fueled by coffee, cheese crackers and more coffee. Frigid temps and snow predicted for match day. The things we do when you love your club. @SpursOfficial," begitu tulis akun @KeN17 lengkap dengan foto berdua, pasangan suami dan istri.

Dua fans Kane dari AS terbang selama 31 jam
Dua fans Kane dari AS terbang selama 31 jam (Twitter @KeN17)

"Selama 31 jam tanpa tidur karena dipicu oleh kopi, biskuit keju, dan lebih banyak kopi. Suhu dingin dan salju menggagalkan pertandingan," tulis @KeN17.

Harry Kane dengan cepat bereaksi. Ia menuliskan balasan kepada dua fans yang kelelahan ini.

"Baru saja mendapat kiriman tweet ini dan saya benar-benar ikut bersedih buat kalian. Untuk menebus pertandingan yang dibatalkan, saya ingin mengundang Anda ke pertandingan kandang berikutnya sebagai tamu pribadi saya ketika," tulis Kane.

Mereka berdua -- tanpa identitas yang dibuka untuk umum -- pun begitu girang dengan tawaran dari Harry Kane yang berusia 29 tahun itu.

"Salam Harry. Kami senang untuk menerima tawaran Anda. Terima kasih untuk semua Spurs (dan penggemar sepak bola lainnya) yang telah mengulurkan tangan. Luar biasa sekali. Tottenham 'Til I Die (Tottenham sampai mati)," tulisnya.

Pelatih Inter Milan meminta maaf atas insiden yang terjadi di kandang Juventus pada laga Coppa Italia
Pelatih Inter Milan meminta maaf atas insiden yang terjadi di kandang Juventus pada laga Coppa Italia (inter.it)

Kane juga memberikan penjelasan agak detail mengapa pertandingan harus ditunda.

Ia mengutip penjelasan panpel dan wasit tentang keamanan lapangan bagi pemain.

Pelatih Spurs, Antonio Conte, juga menjelaskan bahwa mustahil untuk bertanding dalam stadion dengan kondisi seperti itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved