Breaking News:

Berita Jakarta

Diprotes Buruh karena UMP Naik Tipis, Anies 'Salahkan' Pemerintah Pusat, Segera Surati Kemenaker

Anies berjanji akan menyurati Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, untuk mengusulkan keadilan bagi kaum buruh.

Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui langsung para buruh dan duduk bersama di depan Gedung Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (29/11/21) 

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Ratusan buruh dari berbagai elemen kembali mengepung Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/11/21).

Adapun aksi tersebut dilakukan lantaran para buruh mendesak Gubernur Anies Baswedan mencabut Surat Keputusan (SK) terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022, dan dilakukan revisi berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Tuntutan tersebut merespon terbitnya putusan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat.

Baca juga: Covid-19 Varian Omicron Mengancam, Imigrasi Larang Masuk WNA dari Sejumlah Negara, Simak Daftarnya

Atas keputusan MK ini, para buruh meminta seluruh Gubernur Anies Baswedan mencabut SK perihal UMP 2022.

Selain pencabutan SK UMP tahun depan, para buruh juga mendesak Gubernur Anies agar mengembalikan formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 mengacu berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Kendati demikian, menyikapi hal tersebut, orang nomor satu di Ibu Kota ini kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin dengan menemui massa buruh.

Baca juga: MK Sebut UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Jokowi Menerima tapi Tegaskan UU Tersebut Masih Berlaku

Di hadapan kaum buruh Anies mengungkapkan, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, kenaikan UMP 2022 di Jakarta hanya naik Rp38.000.

Jumlah tersebut diakuinya amat kecil jika dibanding tahun tahun sebelumnya.

Tetapi, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak tinggal diam.

Baca juga: Bentrok dengan Kopassus gegara Rokok, Lima Polisi Satgas Amole di Papua Terluka, Begini Kronologinya

Anies pun langsung menyurati Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, untuk mengusulkan keadilan bagi kaum buruh.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved