Berita Kabupaten Bogor

Cegah Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Nataru, Berikut Langkah yang Diambil Pemkab Bogor

Cegah Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Nataru, Berikut Langkah yang Diambil Pemkab Bogor. Berikt Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bupati Bogor Ade yasin 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 semakin mendekat.

Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 usai libur Nataru, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan pengawasan ketat terhadap wisatawan dan tempat-tempat wisata di wilayah ini

"Wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor pada masa libur Nataru wajib sudah divaksin. Tak hanya itu, mereka pun diharuskan menunjukkan hasil negatif PCR test Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Senin (29/11/2021).

Wisatawan yang tidak bisa menunjukkan dua dokumen persyaratan ini, lanjutnya, akan disuruh putar balik ke daerah asalnya.

Pemkab Bogor juga akan melakukan kontrol terhadap jumlah wisatawan yang masuk ke tempat-tempat wisata di Kabupaten Bogor.

"Kami tetap akan memberlakukan aturan ganjil genap karena selama ini cukup efektif dalam mencegah kerumunan massa atau pelanggaran protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Ade Yasin Turuti Tuntutan Buruh Naikkan UMK 7,2 Persen, Apindo Kabupaten Bogor Sampaikan Keberatan

Baca juga: Hadiri Wisuda INAIS, Ade Yasin Ingatkan Wisudawan Siap Bersaing Hadapi Bonus Demografi

Ade juga melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor selama masa libur Nataru.

"Kan sudah ada aturannya. Mereka juga sudah pada tahu. Nanti kita bisa kontrol melalui presensi," paparnya.

Selain mengawasi wisatawan, Pemkab Bogor juga terus gencar melakukan vaksinasi. Saat ini tingkat vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor telah mencapai 70 persen.

"Capaian vaksinasi kita sebenafnya sudah mencapai 70 persen. Karena itu, kita minta pemwrintah menurunkan penerapan PPKM dari level 3 ke level 1," jelas Ade.

Untuk pelaksanaan Operasi Nataru, percepatan vaksinasi, dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 itu Pemkab Bogor pun menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar.

"Dana tersebut bersumber dari anggaran biaya tak terduga (BTT)," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved