Breaking News:

Berita Nasional

Tangkal Kabar Hoaks, Reiner Rahadja Ingatkan Publik Selektif Cerna Informasi di Media Sosial

Reiner Rahardja pun berpesan agar masyarakat mampu mencerna dan melakukan kroscek terhadap segalan informasi yang diterima

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Reiner Rahardja 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Banyaknya berita miring yang beredar di media sosial, membuat sosok pengusaha muda yang memiliki nama baik ini turut prihatin.

Informasi hoax dan berita miring tersebut bukan saja membunuh karakter, melainkan juga merusak kepercayaan public terhadap dirinya.

Perlu dipahami bahwa hoax adalah berita bohong atau fakta yang diplintir atau bodong dan rekayasa, namun sayangnya hal sejenis ini justru banyak dijumpai dalam media sosial kita baik dalam perihal sehari-hari maupun bisnis bahkan banyak hoax mengenai pandemi yang membuat orang jadi misinformasi. 

Baca juga: Kemkominfo Beberkan Strategi Ampuh untuk Menangkal Hoaks di Ptaform Digital Mulai dari Hulu ke Hilir

Pengusaha Reiner Rahardja pun berpesan agar masyarakat mampu mencerna dan melakukan kroscek terhadap segalan informasi yang diterima, khususnya dari media sosial.

“Kalau ada isu yang berbau negatif atau berita miring mengenai sesuatu, cek dulu kebenarannya, bisa DM yang bersangkutan di Medsos atau jika mengenal langsung mungkin bertanya melalui Whatsapp, atau mungkin bisa cek di lembaga yang ada hubungannya dengan berita tersebut, atau bahkan bersurat elektronik dengan institusi yang ada sangkut pautnya dengan isu yang sedang beredar," kata Reiner Rahardja di Jakarta, Minggu (28/11/2021)

Ia berkaca pada kasus yang pernah dialaminya, dimana ia pernah menjadi 'korban' kabar yang belum jelas kebenarannya.

Reiner Rahardja beberapa waktu dituding melakukan penipuan dan penggelapan terhadap sesama rekan pengusaha.

Baca juga: Ini Sejumlah Hambatan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Salah Satunya Informasi Hoaks

Sama halnya dengan kasus yang menimpa saya, ketimbang harus menerima mentah-mentah tanpa dicerna dan difilter terlebih dahulu bahkan dengan mudah mem-forward yang belum terbukti, sebenarnya bisa langsung hubungi saya untuk cek informasi yang berimbang dari sisi saya, karena integritas selalu saya pegang,” imbuhnya.

Reiner menambahkan, dirinya sebagai korban hoax juga meminta masyarakat untuk lebih selektif lagi dalam menerima dan mengelola informasi karena semua orang jaman sekarang dapat menjadi pembuat konten

“Soal apapun bukan cuma terkait saya saja, jangan langsung percaya, cros cek dan coba lakukan klarifikasi terhadap pihak yang sedang dalam obyek berita tersebut, langkah ini dianggap sebagai bentuk nyata dari tanggungjawab penuh seorang netizen sejati yang berkarakter tentunya. Bayangkan contohnya saat pandemi banyak berita hoax bahwa bawangputih dapat menyembuhkan Covid19, akhirnya banyak yang jadi parah karena salah terapi,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved