Breaking News:

Dana Hibah Batal Naik, Ikhsan Mensyukuri Bamus Suku Betawi 1982 Masih Diakui Pemerintah

pemberian dana hibah ini turut membuktikan bahwa keberadaan Bamus Suku Betawi 1982 memang benar-benar diakui oleh pemerintah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
wartakotalive.com/fitriyandi al fajri
Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982 Muhammad Ihsan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyepakati, nilai hibah untuk Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 seperti awal yang diajukan sebesar Rp 1,2 miliar, bukan Rp 2,1 miliar.

“Terkait dana hibah yang awalnya Rp 2 miliar sekian (menjadi Rp 1,2 miliar), buat kami tidak ada masalah,” kata Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982 Muhammad Ihsan pada Minggu (28/11/2021).

Bamus Suku Betawi tak mempersoalkan dana hibah pada tahun 2022 mendatang batal naik.

Ihsan mengaku, pihaknya tidak terlalu memusingkan nilai hibah yang diberikan pemerintah daerah. Selama prosesnya sesuai aturan dan mekanisme yang benar, Ihsan mensyukuri hal itu.

Apalagi pemberian dana hibah ini turut membuktikan bahwa keberadaan Bamus Suku Betawi 1982 memang benar-benar diakui oleh pemerintah.

Ihsan juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya yang berkaitan dengan proses hibah, dan DPRD DKI Jakarta yang menyetujui anggaran tersebut.

Baca juga: Komisi A DPRD DKI Jakarta Tepis Stigma Nilai Hibah untuk Bamus Betawi Diputuskan Sepihak

“Buat kami apapunn yang dilakukan selama itu prosedurnya kami terima, karena Bamus Betawi sejak berdiri tahun 2019 semuanya yang kami perbuat juga tidak ada dana hibah, tapi kami bisa lakukan dengan baik,” jelas Ihsan saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Menurutnya ada beberapa program yang telah disusun pada 2022 mendatang, di antaranya bidang hukum, kepemudaan dan penguatan sanggar. Kata dia, dalam Bamus Suku Betawi 1982 ini berhimpun dua ormas besar, yaitu Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi).

Kedua ormas itu, lanjut Ihsan tidak pernah mendapat hibah dari pemerintah daerah. Dia berharap, program yang disusun melalui Bamus Suku Betawi 1982 dapat memperkuat konsolidasi antarormas, sekaligus bersinergi dengan Pemerintah DKI Jakarta.

“Mudah-mudahan kami bisa menjalankan program yang memang sudah disusun sebelumnya, hingga ujungnya bagaimana kaum Betawi bisa terangkat harkat dan martabatnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kesbangpol DKI Jakarta mengajukan anggaran hibah senilai Rp 4,2 miliar, dengan rincian untuk Bamus Betawi Rp 3 miliar dan Bamus Suku Betawi 1982 Rp 1,2 miliar pada 2022 mendatang. Anggaran itu diajukan dalam dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022.

Dalam rapat KUA-PPAS, Komisi A DPRD DKI Jakarta memutuskan agar pembagian dana hibah dilakukan secara merata dengan masing-masing mendapatkan Rp 2,1 miliar. Namun setelah melakukan pendalaman lagi, besaran dana hibah diberikan sesuai pengajuan awal yaitu Bamus Betawi Rp 3 miliar dan Bamus Suku Betawi 1982 sebesar Rp 1,2 miliar.

Baca juga: Wagub DKI Ahmad Riza Patria Tegaskan Bahwa Pemberian Dana Hibah Sudah Ada Aturan dan Ketentuannya

“Nilai hibah untuk Bamus dikembalikan seperti KUA-PPAS. Untuk Bamus Betawi Rp 3 miliar dan satu lagi Bamus Suku Betawi 1982 itu Rp 1,2 miliar,” kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono pada Jumat (26/11/2021).

Gembong mengatakan, angka itu mengalami perubahan setelah Komisi A menggelar rapat berkali-kali dengan Kesbangpol DKI Jakarta. Setelah terjadi dinamika dalam rapat komisi, akhirnya diputuskan besaran dana hibah dikembalikan seperti dokumen KUA-PPAS untuk APBD 2022.

Karena itu, Gembong meminta kepada dua ormas itu untuk tetap guyub dalam melestarikan kebudayaan Betawi. “Secara fakta mereka memang ada dua, tetapi melalui dana hibah ini harapan kami Kesbangpol bisa menyatukan seluruh elemen Bamus demi memajukan kebudayaan Betawi,” imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved