Breaking News:

Persija Jakarta

The Jakmania: Persija Jakarta Harus Gerak Cepat Buru Pemain Untuk Isi Kekosongan 

Persija harus mengevaluasi tim secara keseluruhan, dan bergerak cepat untuk mengamankan pemain baru di posisi-posisi yang masih bolong

Penulis: Lusius Genik Lendong | Editor: Umar Widodo
Dok.LIB
Skuad Persija Jakarta pada seri kedua kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - The Jakmania berharap Persija Jakarta bisa bergerak cepat untuk memburu pemain baru di bursa transfer pemain putaran kedua yang bakal berlangsung di Desember mendatang. 

Usulan itu diutarakan The Jakmania usai Persija tumbang 0-1 dari Bali United di lanjutan kompetisi sepakbola BRI Liga 1 musim 2021/2022. 

"Persija harus mengevaluasi tim secara keseluruhan, dan bergerak cepat untuk mengamankan pemain baru di posisi-posisi yang masih bolong," kata Sekum PP The Jakmania, Rajiva kepada Tribunnews.com, Sabtu (27/11/2021). 

Rajiva berpendapat, selama ini Persija sangat bergantung pada Riko Simanjuntak dalam membangun serangan. 

Alhasil, ketika pergerakan Riko dikunci, Persija jadi kesulitan membangun serangan.

Sekretaris Umum PP The Jakmania, Rajiva R. Baskoro.
Sekretaris Umum PP The Jakmania, Rajiva R. Baskoro. (Dok.Pribadi)

"Tim memang terlalu mengandalkan Riko. Ketika Riko dikunci seperti kemarin lawan Bali United, sulit bagi pemain lain mengembangkan permainan," tutur Rajiva. 

Di laga melawan Bali United, Persija akhirnya kalah dengan skor tipis 0-1. 

Kekalahan tersebut tak lain disebabkan keberhasilan Pelatih Bali United, Stefano Cugurra dalam mematikan pergerakan Winger gesit Persija tersebut.

Baca juga: The Jakmania Minta ke Manajemen Persija Jakarta Diadakan Pertemuan Rutin Dengan Pemain

Baca juga: Manajer Tim Persija Bambang Pamungkas Merespon Tuntutan The Jakmania Terkait Komposisi Pemain

"Absennya (Alfriyanto) Nico mungkin juga sedikit berpengaruh. Sementara banyak pemain yang belum mencapai top form, paska sembuh dari cidera," tutur Rajiva.

Dikuncinya pergerakan Riko dan absennya Nico, membuat striker Persija Marco Simic kesulitan.

"Karena Simic pemain yang butuh supporting dari pemain bertipe pendobrak. Begitu dia dikunci dan dimatikan pergerakannya, sulit bagi dia untuk mengembangkan permainan," pungkas Rajiva.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved