Breaking News:

Polres Jakbar Acak-acak Narkoba di Boncos, 18 Orang Ditangkap Tanpa Barang Bukti Narkoba

Polres Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos untuk mengungkap penyalahgunaan narkoba. 18 orang ditangkap tapi tak ada barang bukti narkoba.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/ Miftahul Munir
Satnarkoba Polres Jakbar melakukan operasi di Kampung Boncos yang diduga rawan peredaran narkoba, Sabtu 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengacak-ngacak kampung boncos, Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat gunamenangkap bandar narkoba pada Sabtu (27/11/2021).

Saat dilakukan penggerebekan, polisi tidak menemukan adanya barang bukti narkoba jenis apapun.

Namun  sebanyak 18 orang yang diamankan karena menggunakan narkoba jenis sabu.

Baca juga: Berkas Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Dinyatakan Lengkap, Kapan Disidang Pak Hakim?

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk penetrasi karena di sana merupakan rawan peredaran narkoba.

"Kegiatan kali ini di Kampung Boncos berhasil diamankan 18 orang yang terbukti mengkonsumsi narkoba," katanya.

Belasan orang itu kemudian digiring ks Mapolres Metro Jakarta Barat untuk dilakulan pemeriksaan.

Dari 18 orang yang diamankan, lima diantaranya merupakan perempuan pengguna narkoba. 

"Mereka terbukti menggunakan narkoba jenis sabu dari hasil pengecekan sample urine, mereka positif mengandung zat amphetamine atau sabu," ujar dia. 

Dari lokasi, kata dia, pihaknya mengamankan barang bukti alat hisap sabu jenis bong, plastik klip sabu, sedotan dan korek api.

Baca juga: Berkas Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Dinyatakan Lengkap, Kapan Disidang Pak Hakim?

Karena tidak ada barang bukti sabu, maka pihaknya akan mengirim belasan orang ini ke panti rehabilitasi.

"Kami akan mengirimkan ke panti rehabilitasi untuk dilakukan pembinaan," jelasnya. 

Sementara itu, Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Purnama Oktora menambahkan, pihaknya akan terus secara berkelanjutan untuk melakukan operasi di daerah zona yang rawan terjadinya peredaran gelap narkoba. 

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk merubah stigma kampung Boncos yang terkenal kampung surganya para pencandu narkoba menjadi kampung yang bersih dari narkoba," kata Arif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved