Breaking News:

Berita Video

VIDEO dr Agustin Sekretaris UI dan Kiprahnya di Dunia Kesehatan Masyarakat Internasional

Agustin juga menjadi bagian dari sejumlah organisasi diantaranya Ketua Dewan Pendiri Indonesia One Health University Network, Vice Chairperson of Sout

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK – Pada tahun 2019, Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro, melantik Sekretaris Universitas, empat Wakil Rektor, dan Kepada Badan Periode 2019-2024 di Gedung Rektorat UI, Depok, Jawa Barat. 

Salah satu orang yang dilantik saat itu adalah dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D yang resmi menjadi Sekretaris Universitas. Wanita kelahiran 14 Agustus 1961 ini merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI dengan bidang ajar Penyehatan Makanan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Reproduksi Remaja.

Sebelum menjadi Sekretaris Universitas, Agustin pernah menjadi Dekan FKM UI periode 2012-2015 dan periode 2017-2021. “Tahun 2019 ketika diangkat untuk membantu pak rektor sebagai sekretaris universitas. Jadi saya berhenti di tengah jalan,” kata Agustin saat ditemui di Gedung Rektorat UI pada Jumat (5/11/2021).

Selain menjadi Sekretaris Universitas UI, Agustin juga menjadi bagian dari sejumlah organisasi diantaranya Ketua Dewan Pendiri Indonesia One Health University Network, Vice Chairperson of South-East One Health University Network, dan Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Agustin juga aktif menjadi Anggota Dewan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), President Elect Asia-Passific Academic Consortium of Public Health (APACPH), dan Ketua Tim Pakar Bidang Kesehatan Masyarakat Satgas Covid-19.

Dari sekian jabatan yang ia emban, Agustin harus menjalankan amanah sebagai orang nomer satu di organisasi internasional. Pada tahun 2021, ibu dari dua orang anak ini terpilih sebagai President Elect Asia-Passific Academic Consortium of Public Health (APACPH).

Adapun Asia Pasific Academic Consorsium for Publick Health adalah organisasi perguruan-perguruan tinggi di bidang kesehatan masyarakat untuk wilayah Asia Pasifik. Anggota dari organisasi ini cukup luas karena mencakup negara-negara di seluruh benua Asia, Australia, dan negara-negara pasifik serta sejumlah negara Amerika yang berbatasan dengan Asia Pasifik. 

“Organiasai ini untuk silaturahmi antar sekolah-sekolah kesehatan masyarakat sehingga kita bisa bebagai. Yang paling konsen adalah pendidikan kesehatan masyarakat yang mendiskusikan standar kurikulum, standar dosen, dan cara belajar mengajarnya,” sambung Agustin. 

Ia menambahkan, kegiatan pendidikan harus didukung oleh kerja riset. Oleh sebab itu, UI bersama anggota APACPH sering melakukan transfer ilmu dari hasil riset yang dilakukan oleh masing-masing anggota. 

“Kita juga share riset yang sudah kita lakukan, saling bagi-bagi hasil temuan riset. Kemudian selain riset, tiap pergurungan tinggi juga melakukan pengabdian masyarakat sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh wilayahnya. Kita berbagi juga di situ, sehingga kita bisa punya wawasan yang luas dan bisa update ilmu kita, kurikulumnya mencocokkan dengan kebutuhan masyarakat,” papar Agustin. Ia menambahkan, selain giat tukar ide dan gagasan, APACPH juga melakukan gerakan-gerakan dan kampanye yang dilakukan secara bersama oleh seluruh anggota organisasi.  

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved