Breaking News:

Liza Bersyukur JKN-KIS Tanggung Biaya Perawatan Sang Anak Pasca Lahir Akibat Minum Air Ketuban

Eliza Novia (26) salah satu peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat jaminan kesehatan saat dirinya menjalani proses persalinan buah hati.

istimewa
Eliza Novia (26) peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan BPJS Kesehatan saat dirinya menjalani proses persalinan sang buah hati belum lama ini. 

WARTAKOTALIVE.COM - Bagi seorang ibu, melahirkan adalah salah satu kenangan dan perjuangan yang tidak terlupakan.

Begitulah yang dirasakan oleh Eliza Novia (26) salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang belum lama ini menjalani proses persalinan sang buah hati.

Ia menceritakan bagaimana kondisi tubuhnya saat itu yang harus bedrest karena kondisi kehamilannya yang sudah besar.

Akan tetapi di tengah kehamilannya itu, dirinya mendapatkan kabar tidak menyenangkan karena suaminya harus terpaksa mengundurkan diri dari perusahaannya yang mengalami masalah ekonomi selama kondisi pandemi.

“Waktu itu saya tidak mengira kondisinya akan begitu, saya lagi hamil besar yang saya kira nanti saat lahiran Insya Allah aman, eh suami saya berhenti bekerja,” ucap Liza belum lama ini.

Karena suami berhenti bekerja, penghasilan otomatis jadi berkurang dan membuat Eliza sempat syok dan kebingungan untuk nantinya membayar biaya persalinan.

“Saya sempat syok dan juga bingung bagaimana ya nanti, karena kami juga belum benar-benar matang persiapannya di kondisi seperti itu. Untung ada JKN-KIS yang menjamin waktu saya kontrol kandungan rutin,” ungkap Liza.

Tidak hanya itu, Liza juga menceritakan pengalamannya saat proses melahirkan yang juga ternyata ada kejadian di luar dugaan pada bayinya.

Ia sempat merasa khawatir bahwa ada biaya besar yang harus dikeluarkan, tapi ternyata dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa Liza dan suaminya tidak perlu khawatir karena biaya perawatan bayinya ditanggung oleh Program JKN-KIS.

“Waktu itu anak saya butuh perawatan intensif pasca lahir karena dia minum air ketuban. Kurang lebih sekitar tujuh hari di rawat,” ucapnya.

Di satu sisi, lanjut Liza, dirinya khawatir juga dengan bayinya, di sisi lainnya ia dan suami memikirkan biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan ini dikarenakan bayinya belum memiliki jaminan.

“Ternyata dari pihak rumah sakit bilang bisa dijamin nanti bayi saya tinggal di buatkan JKN-KISnya dan ternyata benar bisa dijamin. Bersyukur sekali ada JKN-KIS,” tambah Liza.

Liza menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan sebagai pengelola Program JKN-KIS juga seluruh peserta JKN-KIS lainnya yang telah rutin membayar iuran karena dengan begitu Program JKN-KIS ini bisa berjalan dan membantu banyak orang.

Liza menyampaikan bahwa JKN-KIS menjadi hadiah pertama untuk anaknya dan ia bisa membawa pulang anaknya dengan perasaan tenang bahkan tanpa mengeluarkan biaya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved