Breaking News:

APBD DKI Jakarta

APBD DKI Jakarta Ditetapkan Rp82,47 Triliun, Lebih Rendah Rp2 Triliun dari Angka di KUA-PPAS

DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat APBD DKI Jakarta 2022 sebesar Rp 82,47 triliun.

Pexels.com/Kwanchai Phanthong
APBD DKI Jakarta untuk 2022 sebesar Rp 82,47 triliun. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sepakati nilai anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 82,47 triliun.

Angka ini sekitar Rp 2 triliun lebih rendah dari angka yang tercantum di dokumen kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2022, sebesar Rp 84,88 triliun, yang disepakati pada 15 November 2021.

Rencana anggaran Rp 82,47 triliun tersebut telah disusun melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2022, dan bakal disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Adapun kesepakatan tersebut diputuskan usai pendalaman dan penelitian akhir yang dilakukan secara vertikal, mulai dari pimpinan dewan, pimpinan komisi-komisi, pimpinan fraksi-fraksi partai politik bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui forum Badan Anggaran (Banggar) dan Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab).

“Berdasarkan hasil pembahasan komisi-komisi bersama eksekutif Badan Anggaran (Banggar) dan eksekutif bahwa rancangan APBD DKI 2022 Rp 82,47 triliun dapat disetujui,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dalam keterangan pers pada Jumat (26/11/2021)

Prasetyo mengatakan, besaran angka tersebut berubah dari usulan awal karena mengalami sejumlah penyesuaian.
Salah satunya, menunda izin pemberian pinjaman daerah kepadak PT Jakpro untuk kegiatan pembangunan ITF Sunter sebesar Rp 2,8 triliun.

Komponen APBD

Sejumlah kesepakatan penetapan pagu anggaran yang masuk RAPBD DKI 2022, antara lain belanja bantuan keuangan Rp 479,75 miliar, belanja tidak terduga (BTT) Rp 2,83 triliun, dan proyeksi sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) tahun 2021 Rp 4,8 triliun.

Ada pula penyertaan modal daerah (PMD) tahun 2022 sebesar Rp 5,53 triliun, yang akan diberikan kepada empat badan usaha milik daerah (BUMD).

Rinciannya ialah, untuk PT MRT Jakarta Rp 4,71 triliun, PDAM Jaya Rp 322,57 miliar, Perumda Sarana Jaya (Program DP Nol Rupiah) Rp 250 miliar, dan PD PAL Jaya Rp 200 miliar.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved