Breaking News:

Virus Corona

Anies: Mulai Banyak Fasilitas dan Tempat Publik di DKI Jakarta yang Lengah Prokes Covid-19

Mulai banyak fasilitas dan tempat publik di DKI Jakarta yang lengah akan penerapan protokol kesehatan atau prokes Covid-19.

Warta Kota/Nur Ichsan
Gubernur Anies Baswedan meminta seluruh masyarakat, pengelola tempat atau fasilitas publik seharusnya dapat disiplin dan tidak abai. Foto dok: Warga berboncengan dan tanpa masker mengendarai sepeda motor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, mulai banyak
fasilitas dan tempat publik di DKI Jakarta yang lengah akan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Orang nomor satu di Ibu Kota ini meminta seluruh masyarakat, pengelola tempat atau fasilitas publik seharusnya dapat disiplin dan tidak abai.

"Tantangannya adalah banyak tempat mulai kendur. Jadi imbauannya, semua fasilitas kembali mendisiplinkan," ucap Anies usai menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait Rencana PPKM Level 3 saat libur Nataru, di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut salah satunya skrining pengunjung melalui aplikasi PeduliLindungi. 

Ia juga menegaskan pengelola mesti menskrining semua pengunjung saat masuk maupun keluar.

"Sehingga masyarakat merasa aman datang ke sebuah tempat karena tahu semua sudah terdeteksi menggunakan sistem PeduliLindungi yang ada," jelas Anies.

Baca juga: Dari Atas Panggung, Wakil Wali Kota Tangsel Dorong Satpol PP Tegur Penonton yang Langgar Prokes

Baca juga: Penonton Konser yang Dihadiri Wakil Wali Kota Langgar Prokes, Kabid Satpol PP Skors Acara

Namun, dirinya juga menuturkan situasi di Ibu Kota saat ini terkendali. Angka vaksinasi covid-19 yang tinggi mendorong terciptanya kekebalan kelompok.

Tak hanya itu, warga Jakarta juga telah memanfaatkan teknologi, seperti JAKI dan PeduliLindungi dalam upaya pengendalian covid-19. 

"Jadi secara kolektif sudah ada kekebalan di masyarakat Jakarta. Kemudian masyarakat Jakarta tingkat pemanfaatan teknologi cukup tinggi, sehingga penggunaan aplikasi JAKI, PeduliLindungi, untuk masuk keluar tempat itu ada," tutupnya. (m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved