Breaking News:

Mafia Tanah

Surya Tjandra Imbau Masyarakat Urus Sendiri Sertifikat Tanah untuk Hindari Kasus Mafia Tanah

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra mengimbau masyarakat untuk mengurus sendiri setifikat tanah, guna menghindari mafia tanah.

Tribunnews.com
Wamen Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra minta masyarakat ambil hikmah dari kasus Nirina Zubir, yakni urus sendiri sertifikat tanah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengungkapkan sebaiknya masyarakat yang ingin mengurus sertifikat tanah dilakukan sendiri. 

Hal itu menanggapi kasus penggelapan sertifikat tanah yang menimpa Nirina Zubir setelah asisten almarhum ibundanya, Riri Khasmita melakukan balik nama tanpa izin. 

Baca juga: Soal Dugaan Penyekapan yang Dilakukan Nirina Zubir, Kuasa Hukum Riri Khasmita Beberkan Kronologinya

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surya Tjandra mengatakan masyarakat yang ingin mengurus sertifikat tanah dilakukan sendiri. 

“Memang idealnya semua urus tanah diajukan sendiri, ada kuasa itu mudahkan sebetulnya,” kata Surya dalam live talkshow Mengungkap Kiprah Mafia Tanah yang digelar Tribun Network, Rabu (24/11/2021). 

Selain itu peran dari pejabat pembuat akta tanah (PPAT) juga sangat krusial untuk mencegah para mafia tanah beraksi. Pasalnya dibutuhkan sebuah integritas dalam menjalankan pekerjaan itu. 

Baca juga: PSSI Tambah Dua Wasit di Pertandingan untuk Optimalkan Kinerja Wasit dan Hindari Praktik Curang

“Kita juga kerjasama, sebagai mitra PPAT perlu ada integritas kuat selain secara internal kami berulang sampaikan,” sambungnya. 

Selain itu Surya juga meminta tanah yang dimiliki masyarakat agar dimanfaatkan supaya tidak ada pihak-pihak yang ingin menguasai secara sepihak aset berharga tersebut. 

Pasalnya lahan tidur semacam itu menjadi siasat pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk bisa menguasai tanah yang dinilai tidak ada pemilik sahnya tersebut. 

Baca juga: Gembong Warsono Menentang Anies Lewat Penolakan Alokasi Anggaran untuk TGUPP

“Yang merasa (punya tanah) manfaatkan, jangan biarkan kosong seperti ditelantarkan. Jadi objek spekulasi orang untuk masuk, manfaatkan itu selain secara kasar juga libatkan orang,” tuturnya. 

Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan lima orang tersangka kasus mafia tanah Nirina Zubir dimana dua di antaranya mantan asisten ibu Nirina Zubir, Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto. 

Sementara tiga tersangka lainnya yakni notaris masing-masing bernama Faridah, Ina Rosiana, dan Edwin Ridwan. Untuk dua nama terakhir belum lama ini diamankan aparat kepolisian.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved