Berita Kabupaten Bogor

Sukseskan Program Makmur, Pemkab Bogor Tanam Padi 7.000 Hektar di Wilayah Bogor Timur

Sukseskan Program Makmur, Pemkab Bogor Tanam Padi 7.000 Hektar di Wilayah Bogor Timur. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bupati Bogor Ade Yasin melakukan penanaman padi perdana dalam Gerakan Tanam Padi untuk mendukung Program Makmur di Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor pada Kamis (24/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGSARI -  Pemerintah Kabupaten Bogor memulai penanaman padi seluas 7.000 hektar yang tersebar di tiga Kecamatan Cariu, Jonggol dan Tanjungsari.

Gerakan menanam padi ini dilakukan untuk menyukseskan Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) yang dicanangkan oleh Menteri BUMN Erick Tohir pada 28 Agustus 2021 lalu.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty mengatakan saat ini merupakan puncak penanaman padi untuk periode Oktober-Maret.

Tetapi untuk wilayah Cariu, Jonggol, dan Tanjungsari, puncak penanaman padi dimulai pada bulan November-Desember di tanah seluas 7.000 hektar.

“Hari ini kita sama-sama hadir dalam rangka pencanangan Program Makmur yaitu program pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian berkelanjutan dengan melibatkan rantai pasok untuk memakmurkan petani Indonesia,” kata Nurianty saat menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Padi Program Makmur di Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari, Kamis (24/11/2021).

Tujuan program Makmur ini, lanjutnya, adalah meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan pendapatan petani, adopsi praktek pertanian unggul, adopsi penggunaan pupuk komersial dan penanganan hama.

Baca juga: Resmikan Program Makmur, Ade Yasin Yakini Produktivitas Pertanian di Kabupaten Bogor Meningkat

"Program ini menawarkan fasilitasi pemasaran, dan pelaksanaan inklusi keuangan berupa KUR, Asuransi Usaha Tani, dan Asuransi Perlindungan Petani, dengan sasaran 50 hektar di daerah Tanjungsari, Cariu, dan Jonggol," jelasnya.

Pada kesempatan ini ada penyerahan secara simbolis benih padi yang telah diberikan kepada petani tahun 2021 sebanyak 370 ton, baik melalui APBD maupun APBN.

Tak hanya itu, ada alat mesin pertanian berupa huller 7 unit, polisher padi 4 unit, dan roda 3 320 unit, serta terasuransinya 20 ribu lahan usaha tani padi untuk 1.177 kelompok tani.

Baca juga: Ade Yasin Puas Lihat Jalan Desa Kabupaten Bogor Sudah Bagus Lewat Program Samisade, Ini Rinciannya

“Nanti akan diberikan asuransi perlindungan petani, dan pemberian KUR dari BNI dan BJB, serta penyerahan tabungan emas dari pegadaian syariah, dan paket pelatihan edukasi keuangan dari Jasindo, dan paket pelatihan milenial,” tandasnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved