Breaking News:

Berita Jakarta

Reuni 212 dengan Agenda Bebaskan HRS Terancam Batal, Polisi Minta Calon Peserta Hargai Tenaga Medis

Zulpan meminta agar calon peserta aksi berempati kepada tenaga medis yang akan kelimpungan apabila kasus Covid-19 kembali naik.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah massa memadati Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dalam acara Reuni aksi 212, Minggu (2/11/2012). 

Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin memastikan akan segera menggelar reuni akbar secara terbuka 2 Desember 2021.

Adapun salah satu tuntutan yang disampaikan adalah bebaskan Habib Rizieq

Baca juga: Dukung Roy Suryo Seret Ferdinand ke Penjara, Musni Umar Curhat Pernah Dijuluki Rektor Bodoh

 Selain ingin menuntut pembebasan Habib Rizieq, juga tuntutan kasus enam laskar FPI yang tewas.

Adapun reuni kali ini ialah bertema, Menuju Silaturahmi Akbar 212.

Baca juga: Insiden Baku Hantam Polisi dan TNI Didamaikan Para Komandan, Pengamat Ingatkan Potensi Balas Dendam

Baca juga: Sempat Tak Punya Solusi, Gibran Pertimbangkan Bikin Sumur Resapan Atas Banjir, Terinspirasi Anies?

Sejarah aksi 212

Aksi 2 Desember atau yang disebut juga Aksi 212 dan Aksi Bela Islam III terjadi pada 2 Desember 2016 di Jakarta, Indonesia.

Sedikitnya ribuan massa menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif kala itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Aksi 212 merupakan peristiwa penuntutan kedua terhadap Ahok pada tahun 2016.

Sebelumnya, ada unjuk rasa yang terjadi pada 4 November.

Pada awalnya, aksi tersebut rencana diadakan pada 25 November, namun kemudian disepakati diadakan pada tanggal 2 Desember 2016.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved