Breaking News:

PWNU Jabar akan Berkirim Surat ke PBNU Bandung, Setuju Muktamar NU Diundur 2022

Ketua PWNU Jawa Barat Kyai Juhadi Muhammad menyatakan akan berkirim surat memberikan masukan kepada PBNU agar muktamar itu diundur.

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Ketua PWNU Jawa Barat Kyai Juhadi Muhammad menyatakan akan berkirim surat memberikan masukan kepada PBNU agar muktamar itu diundur. 

ARTAKOTALIVE.CO, JAKARTA - Pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang rencananya dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021.

Namun, sesuai arahan 9 Kyai Sepuh ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar acara Muktamar itu diundur Januari tahun 2022 .

Oleh karena itu Ketua PWNU Jawa Barat Kyai Juhadi Muhammad menyatakan akan berkirim surat memberikan masukan kepada PBNU agar muktamar itu diundur.

Situasi yang masih pandemi covid-19 dan biar persiapan panitia lebih maksimal,  serta meminimalisir resiko yang tidak kita inginkan lebih baik di mundurkan saja muktamarnya.

“Saat ini pemerintah masih belum memperbolehkan kerumunan karena masih pandemi Covid-19 dan agar persiapan panitia juga maksimal saya setuju baiknya di undur saja,” kata Juhadi, Kamis (25/11/2021).

Walaupun diundur, lanjut Juhadi, tidak ada mudlaratnya terhadap PBNU karena secara organisasi masih tetap berjalan dengan baik tidak ada pengaruhnya terhadap pengurus dibawahnya.

Baca juga: Cara Cek Penerima BSU Rp1 Juta Lewat bsu.kemnaker.go.id atau WhatsApp dan Cara Pencairannya

Baca juga: Kisah Keluarga Komplotan Copet Asal Jakarta Beraksi di Sirkuit Mandalika, Ayah, Ibu, Anak, Tersangka

Baca juga: Tersinggung Netizen Tuding Gagal Kendalikan Hujan Saat WSBK Mandalika, Pawang Hujan Lapor Polisi

"Saya melihat walaupun muktamar diundur tidak ada mudlaratnya terhadap PBNU apalagi ke PW dan PCNU, dan secara organisasi juga masih berjalan dengan baik, kondusif, dan kompak," ujar Juhadi.

Terkait adanya pihak yang ingin muktamar dimajukan, Kyai Juhadi mempersilahkan kalau punya pemikiran begitu tentunya harus disertai dengan alasan-alasan yang masuk akal dan bisa diterima semua pihak bukan didasari kepentingan pribadi.

"Saya persilakan jika ada yang ingin muktamar dimajukan tentunya dengan alasan yang bisa diterima semua pihak bukan karena ada kepentingan pribadi," ujar Juhadi.

Juhadi mengajak kepada para pengurus PCNU dan PWNU untuk taat dan patuh pada arahan Kyai Sepuh.

Baca juga: Data Diri di Sertifikat Vaksin Salah? Jangan Panik, Perbaiki Lewat Chatbot WhatsApp PeduliLindungi

Baca juga: Daftar Tempat Wisata Menawan di Banten yang Dapat Dinikmati pada Akhir Pekan

Saya meyakini para Kyai Sepuh ini ikhlas mengurusi NU tidak ada kepentingan pribadi dan siapapun yang jadi Ketua Umum PBNU adalah orang pilihan yang bisa membawa kemaslahatan untuk umat.

“Saya mengajak semua pengurus NU dari Pusat sampai ranting untuk taat dan patuh dengan arahan Kyai Sepuh dan kita do'akan Ketua Umum PBNU terpilih nanti semoga bisa membawa kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved