Pilpres

Mappilu-PWI: Pers dan Masyarakat Kawal Seleksi Rekrutmen Calon Komisioner KPU-Bawaslu

Mappilu-PWI: Pers dan Masyarakat Kawal Seleksi Rekrutmen Calon Komisioner KPU dan Bawaslu. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ketua Mappilu PWI Suprapto Sastro Atmojo menyerahkan cideramata kepada narasumber dalam diskusi bertajuk "Pilkada 2020: Mencari Pemimpin Perubahan Penggerak Perekonomian" di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (26/11). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masyarakat Pers Pemantau Pemilu Persatuan Wartawan Indonesia (Mappilu-PWI) mengingatkan masyarakat, khususunya pers, untuk mengawal proses seleksi penerimaan calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Proses rekrutmen komisoner penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) itu akan sangat menentukan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2024. Kualitas Pemilu akan berdampak kepada kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan.

Demikian dikatakan Ketua Mappilu-PWI, Suprapto Sastro Atmojo usai diskusi terbatas pengurus Mappilu-PWI di Jakarta pada Kamis (25/11/2021).

Mappilu-PWI rutin menggelar diskusi internal bersama pengurus dan anggota yang terdiri atas wartawan, akademisi, mantan penyelenggara Pemilu, dan masyarakat umum.

“Saya kira tantangan ke depan adalah soal integritas. Kita tahu, Pemilu 2019 kemarin secara umum berjalan sukses, tetapi diciderai oleh perilaku oknum penyelenggara KPU yang tidak berintegritas sehingga tersandung persoalan hukum,” ujar Suprapto Sastro Atmojo.

Menurut Suprapto, tahun 2024 adalah tahun Pemilu karena akan ada dua agenda besar terkait pemilihan umum.

Baca juga: Mappilu PWI Cari Pemimpin yang Mampu Bangkitkan Ekonomi pasca-Pandemi

Baca juga: Webinar Mappilu PWI: Polri Tak Akan Keluarkan Ijin Keramaian Pilkada 9 Desember 2020

Pertama Pilpres dan Pileg yang dilaksanakan awal tahun 2024 dan kedua adalah Pilkada serentak di 548 yang sesuai jadwal akan dilaksanakan November 2024.

“Mappilu-PWI berharap Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 benar-benar dikawal oleh penyelenggara yang berintegritas supaya hasil pemilunya pun berkualitas,” katanya.

Pemilu bukan sekadar ritual demokrasi lima tahunan, tetapi sarana untuk memilih para penyelenggara Negara.

Jika para penyelenggarannya berintegritas, Suprapto menyampaikan penyelenggaraan pemilu akan berintegritas.

Sehingga pasangan Presiden/ Wakil Presiden, para wakil rakyat, dan para pimpinan di daerah yang jadi pun akan terpilih orang-orang yang berintegritas.

Baca juga: Mappilu PWI Minta Ketegasan Polri Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Baca juga: Mappilu PWI Kecam Pengabaian Protokol Kesehatan Pada Proses Pendaftaran Pilkada 2020

"Di tangan para penyelenggara Negara seperti ini, Indonesia ke depan akan jauh lebih maju," imbuhnya.

Oleh karena itu, pers sebagai pilar keempat demokrasi dan masyarakat tidak tinggal diam.

"Mereka harus mengawal betul setiap proses demokrasi agar berjalan secara benar pula," jelas Suprapto.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved