Breaking News:

Banjir Rob

Ariza Tawarkan Solusi Tepat pada warga Muara Angke Jakarta Utara yang Kerap Banjir Rob

Wagub DKI Ahmad Riza Patria menawarkan warga Muara Angke untuk pindah ke rumah susun, sebagai solusi atasi banjir rob.

Warta Kota
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) meminta warga Muara Angke untuk mau pindah ke rumah susun agar tak jadi korban banjir rob. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara menjadi salah satu kawasan yang dikenal sudah langganan terimbas banjir rob.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa salah satu solusi terkait banjir rob di kawasan Muara Angke yakni dengan direlokasikan ke rumah susun (rusun).

Baca juga: Teh Celli Nyerah, Setujui Kenaikan UMK Karawang 5,27 Persen setelah Ditekan Buruh Berhari-hari

"Jadi memang terkait banjir  rob itu ada beberapa solusi, memang di antaranya nanti yang bila dimungkinkan itu bisa direlokasi ke rusun yang sudah ada, yang sudah terbangun, " ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/21).

"Salah satu program itu kan adalah pembuatan tanggul yang terus dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui Kemen PUPR, terus kami juga membuat tanggul untuk bisa mengurangi, menghadang banjir rob yang selalu datang di musim hujan ini, mudah mudahan ke depan," tambahnya.

Orang nomor dua di Ibu Kota ini juga meminta warga Ibu Kota khususnya yang berada di Kawasan Utara agar lebih bersabar.

Baca juga: Tinjau Unjuk Rasa Buruh di Patung Kuda, Dirlantas Polda Metro Jaya: Ada Rekayasa Lalu Lintas

"Memang ini membutuhkan waktu dan membutuhkan biaya tidak sedikit, mohon semuanya bersabar seluruh warga khususnya warga DKI yang ada di kawasan Utara yang di musim hujan ini mendapatkan kiriman banjir rob. Ini memang upaya kita bersama, karena memang Jakarta ini datarannya rendah Terlebih di wilayah Jakut," jelasnya.

Ariza juga menuturkan ia bersama pihaknya masih mengkaji terkait target jumlah KK (Kartu Keluarga) dan rusun mana yang akan digunakan.

"Nanti sedang di kaji berapa yang memang kondisinya memungkinkan untuk diterima, ditampung, nanti ada tim yang koordinasikannnya melalui Wali Kota Jakarta Utara," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved