Breaking News:

Masih Kurang Rp 1,1 Triliun, Ali Minta Para Camat dan UPPPD Konsolidasi Bujuk Para Wajib Pajak

pihaknya sekarang ini merapatkan barisan dalam percepatan pengumpulan pajak hingga akhir tahun 2021 mendatang

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota
Camat dan UPPPD di Jakarta Utara diminta saling berkonsolidasi membujuk Wajib Pajak (WP) agar membayar kewajiban saat akhir tahun 2021. 

WARTAKOTALIVE..COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara meminta para camat dan masing-masing Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Daerah (UPPPD) di Jakarta Utara untuk saling berkonsolidasi membujuk Wajib Pajak (WP) agar membayar kewajibannya. 

Pasalnya saat ini masih ada kekurangan sekitar Rp 1,1 triliun realisasi pendapatan pajak Jakarta Utara dari target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta. 

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan pihaknya sekarang ini merapatkan barisan dalam percepatan pengumpulan pajak hingga akhir tahun 2021 mendatang. 

“Kami minta camat dan UPPPD berkonsolidasi untuk melakukan percepatan tersebut,” kata Ali, Rabu (24/11/2021). 

Ali menceritakan metode pendekatan terhadap WP pada masing-masing kecamatan berbeda-beda agar pendapatan daerah di Jakarta Utara terwujud 100 persen pada akhir tahun 2021.

“Tadi kita juga membahas bagaimana teknisnya membujuk WP segera membayar kewajibannya,” ungkap Ali. 

Upaya akselerasi pendapatan daerah ini terus dievaluasi setiap pekan. Sementara para WP diimbau untuk segera menunaikan kewajiban pajak demi pembangunan di DKI Jakarta. 

“Kami atur agar lebih efektif untuk pendekatan dan pemberian pengertian kepada WP. Mudah-mudahan pada akhir tahun ini ada intensif dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Kepala Suku Badan Pendapatan Daerah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Bambang Eko Prabowo mengatakan capaian pajak per hari ini, Rabu (24/11/2021) sudah 82,66 persen. 

“Jumlah tersebut sekitar Rp 5,4 triliun dari 11 jenis pajak di Jakarta Utara per hari ini,” ungkapnya.

Sementara untuk mencapai target yang belum dapat terpenuhi, pihaknya sudah menyurati 116 WP PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dengan memiliki potensial total sekitar Rp 303 miliar.  

Selain itu masih ada 35 WP PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) yang disurati supaya segera melunasi kewajiban dengan kisaran Rp 3-4 miliar. 

“Isi surat ini mengimbau WP ini sekiranya bisa segera menyelesaikan kewajiban pembayaran pajaknya,” tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved