Breaking News:

Formula E

Diinterpelasi PDI-P dan PSI soal Formula E, Gubernur Anies Ingatkan Ingin Tunaikan Amanah Konstitusi

Anies Baswedan mengingatkan kepada partai pengusung interpelasi Formula E, bahwa dia ingin menunaikan amanah konstitusi.

Warta Kota/Fitriandi al Fajri
Hak interpelasi Formula E kini mandek karena jumlah dewan yang hadir dalam rapat interpelasi tidak kunjung kuorum dengan menimal 50 persen+1 orang atau 54 orang. Foto dok: Seorang warga sedang membaca karangan bunga di halaman gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (2/9/2021). Karangan bunga berisi ukungan kepada Fraksi PDI Perjuangan dan PSI untuk menggulirkan hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kepada partai pengusung interpelasi Formula E, bahwa dia ingin menunaikan amanah konstitusi.

Anies menyebut, pelaksanaan Formula E telah disepakati bersama dengan DPRD DKI Jakarta dan tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020.

Anies Baswedan mengatakan, ini adalah program dari Pemprov DKI Jakarta, ada Perdanya dan masuk dalam anggaran.

"Kami ini punya kewajiban melaksanakan Perda, dan kalau sebuah program itu sudah ada dalam APBD, kami atas perintah konstitusi harus melaksanakan. Jadi, di mana letak masalahnya,” kata Anies yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (24/11/2021).

Video: Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Dukung Juga Formula E

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini lalu merasa aneh ketika dia justru bakal diminta klarifikasi lewat hak interpelasi DPRD DKI Jakarta.

Namun dari 106 anggota dewan, hanya 33 orang dari Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang setuju.

Sementara 73 anggota dewan lagi dari tujuh fraksi menolak memakai hak interpelasi.

Baca juga: Dirut JakPro Sebut Tim Formula E Sedang Meninjau Lokasi selama Tiga Hari di Ibu Kota untuk Sirkuit

Baca juga: Tim Formula E Operation Sudah Tiba di Jakarta, Langsung Tinjau Sejumlah Lokasi untuk Sirkuit

Karena itu, hak interpelasi Formula E kini mandek karena jumlah dewan yang hadir dalam rapat interpelasi tidak kunjung kuorum dengan menimal 50 persen+1 orang atau 54 orang.

“Ini sudah menjadi kesepakatan DPRD, yang ketok (setujui) DPRD. Karena itu, ketika kemudian ada interpelasi ini menjadi aneh,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved