Breaking News:

Berita Video

VIDEO Ketua BASNAZ RI Noor Achmad, Berkarir dari Dosen hingga Anggota DPRD

"Saya telah menempuh berbagai macam perjalanan terutama sekali ya, tentu kami mengawalinya dari Kudus di Pesantren Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Al

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A. atau yang akrab disapa dengan Pak Kyai Noor Achmad lahir di Kudus, 10 Februari 1957 ini resmi menjabat sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI periode 2020-2025.

Beliau mengisahkan sebelum dipercayai menjadi Ketua BASNAZ, dirinya melewati proses dan perjuangan yang panjang. Berawal dari Kudus, tanah kelahirannya, dengan latar belakang keluarga yang kental akan agama, dirinya pun menuturkan telah mengeyam pendidikan di Pesantren Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

"Saya telah menempuh berbagai macam perjalanan terutama sekali ya, tentu kami mengawalinya dari Kudus di Pesantren Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah," ucap Noor Achmad kepada Wartakotalive.com belum lama ini.

Meski demikian, dirinya mengungkapkan walaupun sedari kecil sudah dididik dengan cara berkehidupan seperti santri. Namun, orangtuanya tetap memberikan kebebasan untuk anak-anaknya sesuai dengan kemauan dan bakat yang dimiliki.

"Latar belakang keluarga memang ayah santri juga, minimal mereka adalah orang-orang yang memang telah mengarahkan kami untuk bisa bergelut dikehidupan santri dan dimasukkan dalam satu komunitas yang memang di situ komunitasnya," ucapnya.

"Sehingga dengan demikian, sekaligus juga membentuk kami dari kecil sampai sekarang ini, adik-adik saya ada yang pedagang. Orang tua kami juga memberikan kebebasan kepada kami kepada keluarga, ada yang menjadi Pegawai Negeri di Pemkot Semarang," tambahnya.

Awal Karir

Pria berusia 64 tahun ini pun kembali menceritakan awal karirnya yang dimulai sejak tahun 1993-2001 yakni menjadi Dosen IAIN Walisongo. "Pada tahun 1993 sampai 2001 itu saya jadi Dosen di IAIN Walisongo," ucapnya.

Lalu, pada sekiranya dari 1994 sampai 2004 dirinya dipilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan hingga sampai pada 2008 dirinya masih memgemban tugas menjadi Rektor Universitas Wahid Hasyim.

"Lalu, saya juga pernah menjadi Anggota DPRD di Jawa Tengah sampai dua setengah periode, waktu itu pada periode itu juga kemudian masih ditugasi oleh teman-teman untuk mendirikan dan sekaligus menjadi Rektor di Universitas Wahid Hasyim," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved