Vaksinasi Covid19

Tiga Pekan Laju Vaksinasi Covid-19 Turun, Menkes: Masyarakat Masih Ragu Pakai yang Selain Sinovac

Ia mengatakan, banyak warga masih ragu akan khasiat dan efektivitas vaksin Covid-19 selain Sinovac.

Editor: Yaspen Martinus
tribunnews.com
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, tiga pekan terakhir laju vaksinasi Covid-19 turun. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, tiga pekan terakhir laju vaksinasi Covid-19 turun.

Hal itu terjadi lantaran banyak warga yang masih memilih-milih vaksin.

Padahal, sebagai antisipasi gelombang ketiga Covid-19, diharapkan vaksinasi dipercepat dan diperluas.

Baca juga: Tak Punya Background Hukum tapi Jadi Ketua Komisi III DPR, Bambang Pacul Mohon Dibimbing

"Tiga minggu terakhir ini terjadi penurunan laju suntikan, yang tadinya konsisten di atas 2 juta, sudah ada penurunan, ini disebabkan oleh beberapa hal," ujar Budi saat memberikan keterangan perpanjangan PPKM, Senin (22/11/2021).

Ia mengatakan, banyak warga masih ragu akan khasiat dan efektivitas vaksin Covid-19 selain Sinovac.

Sementara, stok vaksin terbanyak saat ini didominasi oleh AstraZeneca, Pfizer, maupun Moderna.

Baca juga: Soal Belanja Alutsista TNI, Andika Perkasa: Realistis Saja, Sesuai Anggaran yang Kita Punya

"Salah satunya adalah karena memang Sinovac vaksinnya sudah mulai menurun, diganti oleh AstraZeneca dan Pfizer."

"Dua vaksin ini sama amannya, efikasinya lebih tinggi, tapi karena baru, masyarakat masih ragu untuk menggunakannya," jelas mantan Dirut Bank Mandiri ini.

Budi berharap masyarakat yang belum divaksin, terutama para lansia, tetap mau dan nyaman divaksin, apapun mereknya.

Baca juga: Pandemi Melandai, Epidemiolog UGM Duga 80 Persen Penduduk Indonesia Sudah Terinfeksi Varian Delta

"Ya AstraZeneca, Pfizer, atau Modena memang ada demam, sama seperti kita kecil divaksin cacar juga ada demam."

"Tidak usah khawatir, vaksin-vaksin ini sudah terbukti aman."

"Tidak usah ragu-ragu untuk segera divaksin."

"Jangan sampai terjadi apa yang di Eropa bisa terjadi di Indonesia," beber Menkes.

Update Vaksinasi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved