Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Rahmat Effendi Harus Kerja Keras Mengejar Target Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berkomitmen menuntaskan target vaksinasi Covid-19 bagi lansia.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Supriyanto
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi terus mengejar vaksinasi bagi lansia. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan jika saat ini capaian vaksinasi Lansia di Kota Bekasi baru tercapai 55 persen dari target capaian yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data komite kebijakan penanganan dan tranformasi pemulihan ekonomi Kota Bekasi jika dari 156.149 lansia yang ditargetkan untuk mendapatkan vaksin, baru tervaksin 86.371 lansia.

Baca juga: Targetkan ZIS Rp 12 Miliar, Ade Yasin Ajak Warga Kabupaten Bogor Rajin Bersedekah

"Jika berdasarkan data  komite kebijakan penanganan dan tranformasi pemulihan ekonomi Kota Bekasi, vaksinasi lansia baru tercapai 55 persen," kata Rahmat Effendi, Selasa (23/11/2021).

Sementara untuk capaian vaksinasi lansia untuk dosis kedua sendiri tercatat hingga Senin (22/11) kemarin setidaknya terdata ada 74.690 lansia atau 47 persen dari target lansia yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi menyebut rendahnya vaksinasi lansia di Kota Bekasi saat ini, dianggap menjadi dampak pengaruh terhadap level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dimana saat ini Kota Bekasi masih berada di level II, jauh berbeda dengan beberapa daerah penyangga lainnya.

Baca juga: Laporkan Haters yang Menghina dan Mengancamnya, Rizky Billar: Ada yang Malah Menantang Saat Ditegur

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Bekasi akan memfokuskan cakupan vaksinasi lansia agar dalam waktu dekat bisa mencapai angka di 60 persen. Oleh karena itu, saat ini pihaknya akan melakukan pendataan berdasarkan data di wilayahnya.

"Nah ini yang kita stressing dalam waktu secepatnya untuk meningkatkan dari vaksinasi 47 koma itu ke 60 persen," ujarnya.

Disinggung mengenai, faktor kepatuhan masyarakat yang mulai kendor dan kasus aktif yang membuat Kota Bekasi masih bertahan di level II PPKM.

Rahmat Effendi justru membantah keras. Menurut dia, jika dilihat berdasarkan data yang ada, wilayahnya sudah tidak lagi menjadi wilayah yang rawan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Delapan Orang Pecinta Motor Cross Buat Tempat Rekreasi Pesona Wanajaya Cibitung untuk Salurkan Hobi

"Kita juga bukan daerah yang dianggap berpotensi ada penyebaran. Kalau kita lihat dari beberapa hari kemarin yang terkonfirmasi juga cuman sembilan orang, enam orang diisolasi di rumah tiga orang di rumah sakit," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved