KontraS Dorong Bisnis Konflik Papua yang Libatkan Luhut Pandjaitan, Diusut

KontaS berharap Komnas HAM bisa turun ke Papua untuk menelisiki temuan hasil riset sembilan organisasi tentang bisnis konflik

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota
Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- KontraS akan melaporkan temuan dugaan bisnis konflik Papua di Intan Jaya. Mereka akan mengadvokasikan temuan itu ke Komnas HAM.

Hal itu diungkapkan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti usai memberikan klarifikasi di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021).

"Kami juga terus mendorong kepada Komnas HAM selaku pihak yang bisa berikan desakan kepada negara untuk lakukan investigasi lebih lanjut terkait situasi pelanggaran HAM dan situasi lingkungan di Intan Jaya," ujar Fatia.

Sementara itu untuk dugaan pelanggaran-pelanggaran amdal dalam blok wabu Intan Jaya, pihaknya akan mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memeriksa hal tersebut.

Baca juga: Konten YouTube Dinilai Hina Luhut, Fatia: Itulah Kondisi Papua Hari Ini, Berdasar Riset

Baca juga: Agar Tak Ada Fitnah, Komisi I DPR Minta Cekcok Arteria Dahlan dengan Wanita di Bandara Diusut Tuntas

KontaS berharap Komnas HAM bisa turun ke Papua untuk menelisiki temuan hasil riset sembilan organisasi tentang bisnis konflik di tanah tersebut.

Fatia juga meminta negara agar tak pusing dengan urusan perseteruan antara dirinya dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Justru kata Fatia, saat ini yang harus menjadi perhatian negara ialah temuan adanya korelasi bisnis di Papua dengan konflik-konflik yang terjadi di wilayah tersebut. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved