Breaking News:

Konflik di Papua

Fatia Telah Klarifikasi, KontraS Dorong Komnas HAM Usut Bisnis Konflik di Papua yang Seret Nama Luhu

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti telah beri klarifikasi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Luhut Bindar Pandjaitan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa pada Selasa (23/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti telah memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan.

Fatia memberikan klarifikasinya saat dipanggil Polda Metro Jaya, Selasa (23/11/2021).

Usai memberikan klarifikasi, Fatia menerangkan bahwa pihaknya akan melaporkan temuan dugaan bisnis konflik Papua di Intan Jaya.

Mereka akan advokasikan temuan itu ke Komnas HAM.

Baca juga: Fatia Memberikan Klarifikasi Tertulis Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Pandjaitan

Baca juga: Koordinator Kontras Fatia Datang ke Polda untuk Diperiksa Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut

Baca juga: Fatia Maulidianti Hari Ini Diperiksa Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik Menko Luhut Panjaitan

"Kami juga terus mendorong kepada Komnas HAM selaku pihak yang bisa berikan desakan kepada negara untuk lakukan investigasi lebih lanjut terkait situasi pelanggaran HAM dan situasi lingkungan di Intan Jaya," kata Fatia.

Sementara itu untuk dugaan pelanggaran-pelanggaran amdal dalam blok wabu Intan Jaya pihaknya akan mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memeriksa hal tersebut.

KontaS berharap Komnas HAM bisa turun ke Papua untuk menelisiki temuan hasil riset sembilan organisasi tentang bisnis konflik di tanah tersebut.

Fatia juga meminta negara agar tak pusing dengan urusan perseteruan antara dirinya dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

BERITA VIDEO: Laporkan Haris Azhar, Luhut Segera Diperiksa Polisi

Justru kata Fatia, saat ini yang harus menjadi perhatian negara ialah temuan adanya korelasi bisnis di Papua dengan konflik-konflik yang terjadi di wilayah tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved