Breaking News:

Berita Karawang

Tuntut Kenaikan Upah 8-10 Persen, 10 Ribu Buruh di Karawang Bakal Gelar Aksi Demo Besar-besaran

Dalam aksi unjuk rasa besok massa aksi pekerja juga meminta Bupati Karawang menggunakan diskresi soal kenaikan upah.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota
ILUSTRASI: Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat pada Jumat (19/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG---- Buruh atau pekerja di Kabupaten Karawang, Jawa Barat bakal menggelar aksi demontrasi besar-besaran selama sepekan sejak Selasa (23/11/2021).

Aksi unjuk rasa itu dilakukan guna menutut kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) Karawang sebesar minimal 8 hingga 10 persen.

"Ya besok akan ada aksi mulai besok Selasa (23/11/2021) sampai tanggl 30 November 2021," kata Ketua SPSI Karawang, Ferry Nuzarli, pada Senin (22/11/2021).

Baca juga: Buruh Belum Puas Besaran UMP yang Diteken Anies, Kadin Minta Buruh Prihatin Soal Pandemi Covid-19

Ferry menuturkan ada 10 ribu buruh atau pekerja yang mengikuti aksi unjuk rasa selama sepekan.

Ujuk rasa itu juga dalam rangka mengawal pembahasan kenaikan UMK oleh Dewan Pengupahan diantaran Pemerintah Kabupaten Karawang, APINDO, buruh dan akademisi.

"Kalau se-Jawa Barat itu unjuk rasa ada 100.000 pekerja. Untuk di Karawang ada 10.000," terang dia.

Dalam aksi unjuk rasa besok, kata Ferry, massa aksi pekerja juga meminta Bupati Karawang menggunakan diskresi soal kenaikan upah.

Sebab, jika berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan sebagai aturan turunan omnibus law tak lagi menggunakan komponen hidup layak (KHL).

"Maka itu kami minta diskresi bupati tentang pengupahan ini. ApalagiUU Cipta Kerja sedang digugat di Mahkamah Konstitusi," jelas dia.

Selain kenaikan upah 8-15 persen, kata Ferry, pekerja juga meminta agar Pemerintah Daerah Karawang segera upah minimum sektoral (UMSK).

Baca juga: Pandemi Melandai, Epidemiolog UGM Duga 80 Persen Penduduk Indonesia Sudah Terinfeksi Varian Delta

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved