Breaking News:

Berita Duka

Verawaty Fajrin Berpulang, Menpora Amali Turut Berduka Atas Wafatnya Pahlawan Bulu Tangkis Indonesia

Menpora Zainudin Amali mengucapkan duka mendalam atas meninggalnya legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Fadjrin yang meninggal dunia Minggu pagi.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Hertanto Soebijoto
Kemenpora.go.id
Menpora Amali pada tanggal 20 September 2021 sempat menjenguk dan memberikan semangat kepada Verawaty Fadjrin di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Foto ilustrasi: Menpora Zainudin Amali saat menghadiri acara sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional di Hotel Pullman, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengucapkan duka mendalam atas meninggalnya legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Fadjrin yang meninggal dunia pagi ini, Minggu (21/11/2021) di RS Dharmais, Jakarta.

"Sebagai Menpora, saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya ibu Verawaty Fajrin. Beliau adalah salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang memberikan inspirasi dan prestasi yang luar biasa bagi kita semua. Saya berdoa semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal selalu diberi keikhlasan," ucap Menpora Amali.

Sebelumnya Menpora Amali pada tanggal 20 September 2021 sempat menjenguk dan memberikan semangat kepada Verawaty Fadjrin di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.

Video: Herry IP dan Candra Wijaya Kenang Sosok Verawaty Fadjrin

Verawaty saat ini sedang berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang dideritanya. 

Saat itu Menpora Amali memastikan semua penanganan yang diberikan pihak Rumah Sakit berjalan dengan baik. 

"Penanganannya bagus, luar biasa, ditangani oleh satu tim rumah sakit kanker Dharmais," ujar Menpora Amali waktu itu.

Baca juga: Sang Anak Beberkan Verawaty Fadjrin Sempat Sehat Sebelum Meninggal, Dokter Sampai Dibuat Heran

Baca juga: Sosok Verawaty Fajrin Dimata Herry IP dan Candra Wijaya

Verawaty mantan pemain yang sarat prestasi besar ini berpulang dalam usia 64 tahun setelah sempat menjalani perawatan akibat sakit kanker paru-paru.

Hingga akhir hayat, Vera meninggalkan suami, Fadjriansyah Bidoein,  seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

Rencananya, jenazah Vera akan dimakamkan  di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, siang ini.

Vera memang berprestasi. Pada tunggal putri, Legenda Bulutangkis Indonesia kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1957 ini sukses menjuarai Kejuaraan Dunia 1980 di Jakarta.

Baca juga: Makam Verawaty Fajrin Diurus Rekan Bertanding

Dia menjadi kampiun usai di final mengalahkan rekannya, Ivana Lie,11-1, 11-3.

Setahun sebelumnya, bersama Imelda Wigoena, Vera juga merenggut juara All England 1979 setelah menekuk Atsuko Tokuda/Mikiko Takada (Jepang), 15-3, 10-15, 15-5.

Mereka pun menjadi pasangan ganda putri kedua Indonesia yang sukses di All England setelah Minarni/Retno Kustiyah yang melakukannya pada 1968.

Bersama Imelda pula, Vera merebut emas SEA Games Manila 1981.

Baca juga: Hariyanto Arbi dan KBI Sampaikan Ucapan Duka Cita atas Berpulangnya Verawaty Fadjriin

Bersama Imelda pula, Vera juga sukses merebut medali emas Asian Games VIII/1978 di Bangkok.

Mereka  di final mengalahkan Chiu Yu Fang/Cheng Hui Ming (China). Sebelumnya, mereka juga memenangi titel Denmark Terbuka 1978.

Di luar itu, masih prestasi besar lainnya.

Bersama Eddy Hartono, Vera sebelumnya juga ikut mengantarkan Indonesia memboyong Piala Sudirman 1989.

Baca juga: Verawaty Fajrin Meninggal Dunia, Hariyanto Arbi: Semoga Semangat dan Prestasinya Jadi Inspirasi

Mereka menjadi penentu kemenangan tim Garuda 3-2 atas Korea Selatan di final setelah mengatasi Park Joo-bong/Chung Myung-hee, 18-13, 15-3.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved