Breaking News:

Viral Media Sosial

Viral Seruan Jihad Melawan Densus 88 dan Bakar Kantor Polisi, Polres Tangsel Tingkatkan Keamanan

Viral Seruan Jihad Melawan Densus 88 dan Bakar Polres, Polres Tangsel Tingkatkan Keamanan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rizki Amana
Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin saat melakukan razia kendaraan di Jalan Boulevard BSD Raya, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.  

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merespon sebuah tangkapan layar percakapan grup Whatsapp yang sempat viral pada sejumlah media sosial. 

Percakapan tersebut berupa seruan jihad melawan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri dan mengajak umat untuk membakar polres-polres. 

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan peningkatan keamanan pada setiap markas kepolisian di wilayah hukumnya. 

"Kami terus melakukan keamanan pada Mako-Mako Polres dan Polsek, petugas penjaga di Mako polres dan Polsek meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan ancaman dan gangguan yang ada di Polres Tangerang Selatan," kata Iman saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Sabtu (20/11/2021).

Selain peningkatan keamanan pada setiap markas komando, pihak kepolisian turut pula melakukan langkah pendeteksian dini kepada para personelnya. 

Baca juga: Dinkes Kota Tangsel Catat Pencapaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Sebesar 62,4 Persen

Baca juga: Sekda Tangsel Moch Maesyal Rasyid Berharap Pemain Muda Bisa Jadi Pemain Permanen Persita Tangerang

Kata ia, langkah tersebut diperlukan guna melakukan pendeteksian dini terhadap ancaman yang dapat mengganggu kerja kepolisian. 

"Di samping itu juga kegiatan-kegiatan preventif lain dan deteksi dini yang dilakukan fungsi-fungsi intelijen dan Samapta Bhayangkara terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi berbagai ancaman yang akan datang," katanya. 

Tak cukup sampai di situ, kata Iman pihaknya juga melakukan peningkatan terhadap personel kepolisian yang bertugas langsung di lingkungan masyarakat. 

Menurut ia pihaknya bakal menegaskan sejumlah personel kepolisian tak berseragam dalam mengawasi anggotanya yang sedang bertugas di lingkungan masyarakat. 

"Kita siapkan body system, setiap polisi berseragam akan ditemani atau diawasi polisi-polisi tidak berseragam untuk saling memberikan pengamanan di dalam melaksanakan tugasnya," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved