Breaking News:

Jakarta Biennale 2021

Jakarta Biennale 2021 Digelar untuk Mendorong Perkembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Ibu Kota

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Jakarta Biennale yang digelar pada 21 November 2021 hingga 21 Januari 2022.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menghadiahi Lutfi Ramli (34) pemilik Cilok Pejabat sebuah jas di Kota mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (4/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Jakarta Biennale yang digelar pada 21 November 2021 hingga 21 Januari 2022.

Event itu diselenggarakan untuk mendukung berbagai kegiatan yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta.

Dukungan tersebut dilakukan dengan membangun kolaborasi bersama mitra strategis dalam berbagai kegiatan.

Kegiatan tersebut menjadi sebuah momentum untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Jakarta terus melaju, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai arah yang lebih baik.

Baca juga: VIDEO : Pemprov DKI Jakarta Akan Izinkan Penyelenggaraan Konser Musik di Jakarta, Ini Syaratnya

Baca juga: Hilangkan Kesan Angker, Pemprov DKI Jakarta Tanam Beragam Jenis Pohon Hias di TPU Ceger & Bambu Apus

Baca juga: Dinilai Lebih Murah, Pemprov DKI Jakarta Pilih Bangun RTH di Puncak, Kabupaten Bogor

Hal ini selaras dengan Peraturan Gubernur Nomor 84 tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, dan Instruksi Gubernur Nomor 53 tahun 2021 tentang Dukungan Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata, menuturkan Jakarta Biennale tahun 2021 bisa menjadi alternatif daya tarik wisata bagi warga Jakarta meski berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Jakarta Biennale mengangkat tema ‘ESOK’, yang dimaknai dengan sejarah dibangun bersama melalui kekuatan seni, praktik seni dapat berbicara lebih jauh tentang masa depan kemanusiaan.

BERITA VIDEO: Kabar Baik, Pemprov DKI Jakarta Pastikan akan Ada Kenaikan UMP di 2022

"Tema ESOK dibayangkan sebagai sebuah tantangan bagi para seniman untuk mewujudkan visi masing-masing. Tantangan ini menyentuh beribu permasalahan kehidupan hari ini, yaitu hak asasi manusia, krisis iklim, keberagaman, pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, diskursus kebudayaan, hingga disrupsi digital dan situasi pandemi," kata Andhika berdasarkan keterangannya, Sabtu (20/11/2021).

Andhika menegaskan, Jakarta Biennale yang diselenggarakan pada masa pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved