Breaking News:

Lifestyle

Fokus pada Obrolan sambil Tatap mata, agar Kemampuan Bersosialisasi Anak Terasah

Tidak sedikit orangtua yang merasa khawatir, kemampuan anak bersosialisasi menjadi berkurang saat pandemi Covid-19. 

Healthline
Ilustrasi ibu dan anak 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tidak sedikit orangtua yang merasa khawatir, kemampuan anak bersosialisasi menjadi berkurang saat pandemi Covid-19. 

Saat pandemi anak di rumah saja.

Sulit bermain dengan teman sebaya, dan jarang beraktivitas fisik di luar rumah. Apalagi sekolah pun masih berlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Psikolog Anak & Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi mengatakan, orangtua memang dituntut lebih kreatif dalam mendampingi anak-anak di rumah saja.

Baca juga: Buku KIA Bisa Bungkam Mulut Nyinyir Soal Tumbuh kembang Anak

Baca juga: Atur Asupan Gula dan Gizi Anak Sejak Dini Sesuai dengan kebutuhannya

Agar kemampuan bersosialisasi tetap terasah, orangtua harus aktif berkomunikasi dengan anak. Ajak ngobrol sambil menatap mata, serta fokus pada obrolan.

"Lakukan kontak mata anak saat ngobrol. Jangan mata menatap layar atau HP," ujar psikolog yang biasa disapa Nina beberapa waktu lalu.

Dengan mengajak ngobrol anak sudah jadi stimulasi dan dekatkan hubungan orangtua dan si kecil. Anak juga jadi lebih nyaman berkomunikasi dan komunikasi kelak akan lebih baik lagi.

Selain itu, orangtua juga harus sering bermain roleplay (bermain peran). 

Terlalu lama di depan layar gadget akan menyebabkan mata kering
Terlalu lama di depan layar gadget akan menyebabkan mata kering (WARTA KOTA/IGN AGUNG NUGROHO)

Siapkan banyak skenario. Sehingga saat pandemi sudah selesai anak sudah punya modal dan lancar berkomunikasi dan bersosialisasi.

Ia memberikan contoh bermain peran orangtua sebagai tamu, dan si kecil sebagai tuan rumah. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved