Breaking News:

Berita Terpopuler

Terpopuler | Rahasia Catatan Mendiang Ibu Nirina Zubir Ungkap Mafia Tanah | Ganjil Genap Jakarta

Berita terpopuler paling digemari pembaca menyangkut mafia tanah yang melibatkan mantan asisten ibu Nirina Zubir. Lainnya ganjil genap Jakarta

Editor: Wartakota
(Instagram/ nirinazubir_)
Nirina Zubir bersama almarhumah ibunya, Cut Indria Martini. Ibu Nirina meninggal 11 November 2019. Dua tahun setelah kepergian ibunya, Nirina membongkar dugaan penggelapan aset dan sertifikat tanah milik orangtuanya. (Instagram/ nirinazubir_) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berita terpopuler paling digemari pembaca saat ini menyangkut mafia tanah yang melibatkan mantan asisten ibunda Nirina Zubir. Surat atau tepatnya catatan Cut Indria Martini, yang terselip di kasur, tempat ibunda meninggal dunia, 12 November 2019.

Selembar tulisan itu rupanya mengungkap kejahatan sang asisten, yang diduga menggelapkan sertifikat tanah, lalu belakangan menjual aset orangtua Nirina.

"Ibu saya meninggal dalam tidurnya dan di samping tempat tidurnya kami temukan  catatan bertuliskan," kata Nirina mengungkapkan sepucuk catatan tersebut di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Cut Indria Martini, ibunya Nirina Zubir, meninggal dunia 12 November 2019.

Isi catatan itu adalah, "surat yang diurus sama Riri kapan selesainya ini sudah lama banget." 

Rahasia selembar catatan itulah, Nirina mengetahui enam sertifikat tanah milik orangtuanya tidak hilang, melainkan ada di tangan Riri Khasmita, sang asisten.

Curiga dengan catatan tersebut, Nirina pun akhirnya memakai jasa kuasa hukum untuk menelusuri keberadaan sertifikat itu.

Baca juga: VIDEO : Tangan Nirina Zubir Begetar Bertemu ART yang Gelapkan Tanah Ibunda

Baca juga: Ayahanda Nirina Zubir Terkena Stroke Setelah Tahu Kabar ART Gelapkan 6 Sertifikat Tanahnya

Sampai akhirnya diketahui keenam sertifikat itu sudah balik nama atas nama Riri Khasmita dan suaminya Edrianto.

Selain Riri dan Edrianto, diketahui ada dua oknum notaris dan satu oknum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang terlibat dalam pemalsuan surat tanah tersebut.

Kelima orang itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas pemalsuan surat tanah senilai Rp17 Miliar.

Nirina mengatakan bukan materi yang diutamakannya dalam kasus ini.

Baca juga: Saipul Jamil Mulai Geram, Siapa Saja yang Sebut Dirinya Pedopil dan Predator Akan Diseret ke Penjara

Ia hanya tak terima ternyata ibunya meninggal dalam keadaan gelisah karena memikirkan enam sertifikat tanah yang ada di tangan Riri.

Itulah sebabnya, Nirina meminta hukuman seberat-beratnya dijatuhkan terhadap para tersangka yang terlibat dalam mafia tanah tersebut.

"Kami minta hukuman seberat-beratnya karena ini bukan hanya materi tapi karena saya tahu betapa ibu saya berjuang keras untuk dapatkan haknya ini," kata Nirina.

VIDEO NIRINA ZUBIR DATANGI PEMBANTU IBUNYA 

Ganjil Genap Jakarta

Pemberlakuan sistem pelat nomor polisi kendaraan roda empat atau mobil ganjil genap di wilayah DKI Jakarta hingga hari ini, Jumat (19/11/2021) masih mencakup 13 ruas jalan.

Hingga kini Pemprov DKI Jakarta belum memutuskan secara resmi jadi tidaknya wacana 25 titik lokasi ganjil genap.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pemprov DKI masih mengkaji secara bertahap terhadap rencana pemberlakuan sistem pelat nomor polisi kendaraan ganjil-genap pada 25 ruas jalan.

Adapun pada hari Jumat (19/11/2021) ini, hanya mobil pelat nomor ganjil saja yang dapat melintas di 13 ruas jalan tersebut. (Simak daftarnya di bawah ini)

Baca juga: Terpopuler | Pertaruhan Harga Diri Kapten Persija vs Persib | Hapus Sumur Resapan | Ganjil Genap

Baca juga: 773 Pengendara Kena Tilang pada Hari Pertama Penerapan Ganjil Genap, Terbanyak di Jalan DI Panjaitan

Baca juga: 30 Pengendara Ditilang Karena Langgar Ganjil Genap di Jalan Fatmawati

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, perluasan ganjil genap di 13 Jalan Ibu Kota mulai berlaku sedari Senin pukul 06.00 WIB.

Bagi mobil dengan pelat genap bisa mencari alternatif jalan lain. Apabila nekat, maka mereka akan ditilang baik secara manual atau lewat kamera ETLE.

Kebijakan ganjil-genap kali ini ada dua sesi.

Sesi pertama, dimulai sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB pagi.

Sesi kedua dimulai pada pukul 16.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

Kebijakan ini berlaku pada hari Senin sampai Jumat.

Kebijakan tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu, serta libur nasional.

Berikut ini 13 lokasi ganjil genap di Jakarta:

Baca juga: Satlantas Jakarta Barat Berhasil Menilang Belasan Kendaraan di Hari Pertama Penindakan Ganjil Genap

1. Jalan Sudirman

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Rasuna Said

4. Jalan Fatmawati

5. Jalan Panglima Polim

6 Jalan Sisingamangaraja

Baca juga: Sosialisasi Berakhir, Polisi Terapkan Tilang Bagi Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kamis (28/10/2021)

7. Jalan MT Haryono

8. Jalan Gatot Subroto

9.  Jalan S Parman

10.  Tomang Raya

11.  Jalan Gunung Sahari

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Jakarta Selatan Banyak Titik Ganjil Genap

12.  Jalan DI Panjaitan

13.  Jalan Ahmad Yani.

Patung Jokowi Dibawa ke Gunung

Masyarakat di Desa Sunu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur ramai-ramai mendorong patung berbentuk presiden Joko Widodo.

Mereka membawa patung itu ke atas bukit untuk selanjutnya akan didirikan di sana.

Video patung berukuran besar itu sempat viral di media sosial.

Sedianya, patung itu akan dipasang di atas bukit.

Namun, sempat terkendala karena cuaca buruk. 

Atas hal itu, Ketua DPD PDIP NTT, Emelia J. Nomleni, Kamis 18 November 2021, mengatakan tindakan yang dilakukan oleh masyaerakat merupakan bentuk apresiasi masyarakat terhadap pemimpinnya.

Menurutnya, masing-masing rakyat mempunyai cara tersendiri untuk mencintai pemimpinnya.

Baginya, meski masyarakat tidak mengetahui sosok presiden secara langsung, namun masyarakat memiliki rasa.

"Mereka tidak pernah tauh pak Jokowi, tidak pernah bertemu pak Jokowi. Tetapi mereka punya rasa," kata Emi.

Halaman
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved