Breaking News:

Kriminalitas

Musala di Penjaringan Jadi Saksi Bisu Pencabulan Anak-anak oleh Kakek Penjual Mainan

Musala di Penjaringan Jadi Saksi Bisu Pencabulan Anak-anak oleh Kakek Penjual Mainan. Di lokasi ini Pelaku dicabuli berulang kali

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dwi Rizki
Tribunnews.com
Ilustrasi korban pencabulan 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Aksi pencabulan yang dilakukan kakek penjual mainan berinisial Y (60) di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara dilakukan di area musala di sekitar kediaman para korban. 

Salah satu orangtua korban pencabulan, MW (42) menceritakan pelaku sering keliling permukiman menjajakan mainannya. Momen itu lah yang biasa dimanfaatkan pelaku dengan berhenti di musala.

"Kata anak-anak mah kadang pas lagi salat asar sama salat zuhur. Kalau itu kan sepi, katanya anak-anak pas lagi jam-jam salat sering dilecehkan," kata MW, Jumat (19/11/2021).

Sementara LD (30), orangtua korban pencabulan lainnya menceritakan pelaku biasanya mencabuli para korban selesai waktu salat.

Pelaku berdalih hal itu dilakukan karena sayang dengan mereka.

"Selesai salat katanya salaman. Sambil salam tapi dilecehkan juga. Dia bilang dia sayang sama semua anak-anak," kata ibu dari korban A (7).

MW baru menyadari ada yang janggal setelah N berubah sikap dan merasa ketakutan pergi ke pasar malam yang selama ini diketahui sebagai tempat pelaku menjual mainannya. 

“Awalnya anak senang, tapi lama-lama anaknya kalau ke pasar malam takut,” sambung MW. 

Baca juga: Begini Modus Kakek Penjual Mainan Cabuli Anak-anak di Penjaringan

Baca juga: Anaknya Masih di Bawah Umur Digituin Kakek Penjual Mainan, Ayah Korban Murka Minta Keadilan

Belakangan MW mengetahui bahwa beberapa anak tetangganya ternyata juga mengalami hal serupa. Setidaknya ada delapan anak-anak yang bernasib serupa dengan modus yang sama. 

Kanit IV Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ipda Arif Widodo mengatakan bahwa aparat kepolisian juga sudah menerima laporan terkait kasus tersebut.

"Memang benar ada laporan tentang pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, korban ini lebih dari satu," kata Arif.

Arif memastikan bahwa saat ini pihaknya sedang berusaha mendalami kasus pelecehan seksual yang menimpa anak-anak di wilayah Penjaringan tersebut.

"Kami sedang mendalami, pelakunya sudah kita ketahui," singkat Arif. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved