Breaking News:

PPKM Level 3

Mendukung Peneparan PPKM Level 3 Saat Nataru, DPRD Kota Bekasi Minta Masyarakat Jalani Prokes Ketat

Saat ini, pemerintah sedang berupaya melakukan antisipasi terjadinya gelombang ketiga virus corona (Covid-19).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Sigit Nugroho
TribunBekasi.com
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Heri Purnomo, dukung penerapan PPKM Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Saat ini, pemerintah sedang berupaya melakukan antisipasi terjadinya gelombang ketiga virus corona (Covid-19).

Bentuk antisipasi yang dilakukan pemerintah adalah bakal menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Rencana itu mendapat dukungan dari DPRD Kota Bekasi.

Pasalnya, dengan kebijakan itu dapat mencegah angka kasus Covid-19 naik.

Baca juga: Apakah Vaksin Covid-19 Bakal Disuntikkan Tiap Tahun Seperti Influenza? Ini Kata Ketua Satgas PB IDI

Baca juga: Mulai 24 Desember Saat Libur Nataru, Semua Wilayah Indonesia Berstatus PPKM Level 3

Baca juga: Melanggar Aturan PPKM Level 3, Tipsy Monkey PIK, 80 Proove Bar & Club, dan Barcode Dikenakan Sanksi

"Saya sangat mendukung upaya pemerintah dalam menerapkan PPKM Level 3 di akhir bulan Desember sampai awal Januari," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Heri Purnomo, Jumat (19/11/2021).

Menurut Heri yang juga anggota Fraksi PDI-Perjuangan itu, alasan kebijakan tersebut harus didukung, sebab ia bekaca pada kasus Covid-19 tahun sebelumnya yang mengalami kenaikan ketika hari libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru.

Menurut Heri, dengan adanya kenaikan PPKM menjadi Level 3 itu, akan ada pengetatan di semua wilayah.

BERITA VIDEO: PPKM Level 3, Warga Naik Transjakarta untuk Pergi dan Pulang Kerja, Tak Keberatan Syarat Vaksin

Sehingga, hal ini menjadi warning kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes dan tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

"Kita tidak mau mengulangi kembali kasus-kasus Covid meningkat, karena di belahan dunia Eropa ini sedang naik. Jadi menurut saya, pemerintah kota Bekasi harusnya mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam menekan penularan," tutur Heri.

Berkaca kasus Covid-19 di Kota Bekasi, Heri menyebut bahwa saat ini Kota Bekasi sudah mengalami perubahan yang cukup drastis terkait kasus Covid-19.

Bahkan saat ini, hampir semua wilayah di Kota Bekasi sudah memasuki zona hijau, artinya tingkat penularan sudah cukup rendah.

Dengan catatan kasus ini, tentunya Pemerintah Daerah, Polri, TNI dan seluruh lapisan masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga agar kasus ini tidak meningkat.

Selain itu, perlu juga adanya penjagaan yang ketat di titik-titik rawan keramaian.

"Kami sudah punya Perda dan pemerintah dalam hal ini satpol, saya juga pernah bicara dengan Kasatpol untuk memperhatikan hal itu supaya kita jaga bareng-bareng. Boleh masyarakat berkegiatan, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat," terang Heri.

Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved