Selasa, 12 Mei 2026

Damkar Depok Berikan Tips Tiga Cara Antisipasi Jika Ada Ular Disekitar Rumah

ular seperti hewan liar lainnya adalah hewan yang ingin tahu dan mencoba mencari makanan jika sampai mereka tak sengaja memasuki halaman rumah

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa |
Warta Kota/Mochammad Dipa
Petugas Damkar dan Penyelamatan Depok saat melakukan evakuasi terhadap ular yang masuk ke rumah warga. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bagi kebanyakan orang, ular adalah hewan yang menakutkan dan mengancam jiwa terutama ular berbisa.

Pada kenyataannya, ular seperti hewan liar lainnya adalah hewan yang ingin tahu dan mencoba mencari makanan jika sampai mereka tak sengaja memasuki halaman rumah.

Untuk mencegah masuknya ular ke dalam rumah, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos memberikan tiga cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan area kebun, pindahkan dan tata ulang barang-barang yang disimpan dan buang sampah secara rutin.

Kedua, pasang lem tikus untuk membasmi tikus yang ada di rumah, karena tikus memancing ular datang.

"Ketiga, setelah hujan selalu cek lubang-lubang di halaman dan sekitar rumah yang kering dengan diterangi senter memastikan tidak ada ular," ungkap Welman, dalam keterangannya Jumat (19/11/2021).

Keempat, lanjutnya, gunakan pewangi ruangan di rumah, wangi yang menyengat tidak disukai ular karena mengganggu penciumannya terhadap mangsa dan musuh.

"Tidak perlu panik jika ada ular masuk ke rumah. Hindari menyentuh, memegang atau menangani ular jika tidak terlatih," katanya.

Jika dalam kondisi darurat bisa menghubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 atau tim rescue Damkar Depok 021-77827280.

Welman mengatakan, hanya 20 persen ular di sekitar kita berbisa tinggi. 80 persen lainnya yang tidak berbahaya dan bermanfaat.

Di pulau Jawa, ada sekitar 110 spesies ular, yang berbisa tinggi sekitar 16-17 spesies saja.

"Kenali, Waspada, tapi jangan bunuh ular," pungkasnya. (dip)

Sumber: Tribun depok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved