Breaking News:

Pilpres 2024

Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra: Jalannya Mau dari Mana?

Partai Gerindra, kata Habiburokhman, tetap berada di jalannya sesuai konstitusi.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, konstitusi tidak mengatur perpanjangan masa jabatan presiden. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, konstitusi tidak mengatur perpanjangan masa jabatan presiden.

Hal tersebut menanggapi perkataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, yang menyebut jika tak terhalang konstitusi, maka Jokowi besar kemungkinan kembali menjabat sebagai Presiden.

"Kalau kita lihat di MPR dinamikanya tidak ada satu pun pihak yang mengusulkan penambahan periode tersebut," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Santer Menantu Luhut Pandjaitan Bakal Jabat Pangkostrad, Jenderal Dudung Abdurachman: Belum Tahu

Partai Gerindra, kata Habiburokhman, tetap berada di jalannya sesuai konstitusi.

"Ya kalau kami taat konstitusi," ujarnya.

Legislator Komisi III DPR itu pun mempertanyakan soal cara agar perpanjangan masa jabatan presiden ini bisa terwujud, yakni amandemen UUD 1945.

Baca juga: DAFTAR Lengkap KSAD: Jenderal Dudung Abdurachman Jadi Pejabat ke-35

"Jadi jalannya mau dari mana kalau 3 periode? Kita enggak lihat ada jalannya," tambah Habiburokhman.

Dia pun tak mau mempersoalkan terlalu jauh perkataan Surya Paloh tersebut.

Menurutnya, di MPR tak ada agenda amandemen UUD 1945 yang menyinggung masa jabatan presiden.

Baca juga: SAH! Jenderal Andika Perkasa Jadi Panglima TNI ke-20, yang ke-16 dari Angkatan Darat

"Tanyakan ke beliau. Kalau fenomena di sini kita belum lihat."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved