Breaking News:

Kriminalitas

Sempat Ditolak Polisi, Laporan Dugaan Nepotisme Luhut dan Erick Tohir Soal PCR Akhirnya Diterima

Sempat Ditolak Polisi, Laporan Dugaan Nepotisme Luhut dan Erick Tohir Diterima. Berikut Selengkapnya

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Ketua Majelis ProDem Iwan Sumule di Gedung Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN dipolisikan karena dugaan kolusi dan nepotisme dalam kebijakan PCR.

Pihak pelapor Ketua Majelis ProDem Iwan Sumule mengatakan laporannya akhirnya diterima Polda Metro Jaya pada Selasa (16/11/2021).

Laporannya diterima setelah sehari sebelumnya laporan tersebut sempat ditolak oleh pihak kepolisian.

Saat itu kata Iwan ada perbedaan persepsi antara pihaknya dan kepolisian. Dimana polisi mengira Iwan mau melaporkan tindak pidana korupsi.

Padahal yang dilaporkan ialah perbuatan nepotisme dan kolusi.

"Kemarin memang ada kendala dan miss komunikasi karena kita berdebat soal dasar hukumnya," ujar Iwan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Wali Kota Sebut Banjir di Depok dari Bogor, Babai Suhaimi: Itu Bukan Jawaban Seorang Pemimpin

Baca juga: Dewan Juri Indonesian Movie Actors Awards 2021 Melihat Terjadi Regenerasi di Kalangan Aktor

Namun kata Iwan, dengan diterimanya laporan tersebut, ia percaya diri kasus ini akan diselesaikan oleh kepolisian.

Iwan yakin dalam waktu dekat pihaknya akan mendapat undangan klarifikasi dalam pemeriksaan laporan tersebut.

Kata Iwan pihaknya melayangkan dugaan pelanggaran Pasal 5 dan Pasal 6 Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 tentang pelarangan kolusi dan nepotisme terhadap Luhut dan Erick.

Sebelumnya pelaporan dugaan tindak pidana kolusi dan nepotisme dalam kebijakan PCR yang dikeluarkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Tohir ditolak kepolisian.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved