Pengunggah Video Sekuriti PIK 2 Pungli: Saya Minta Maaf, Tidak Tahu Prosedur Masuk PIK

Pasalnya belakangan video yang terlanjur viral di media sosial itu akibat kesalahpahaman belaka.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Yosi Ariya Sandi mengklarifikasi dan meminta maaf terkait unggahan video diduga aksi pungli petugas keamanan di PIK 2, Penjaringan, Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pengunggah video yang menunjukkan petugas keamanan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, diduga melakukan pungutan liar (pungli), akhirnya meminta maaf. 

Pasalnya belakangan video yang terlanjur viral di media sosial itu, ternyata hanya akibat kesalahpahaman belaka.

Yosi Ariya Sandi pun membuat video klarifikasi terkait kesalahpahaman tersebut. 

“Saya bernama Yosi Ariya Sandi mengklarifikasi dan meminta maaf atas unggahan video yang viral di media sosial. Kesalahpahaman terjadi karena saya tidak tahu prosedural memasuki PIK 2, dan tidak ada pungli di kawasan PIK 2,” ujar Yosi. 

Dalam video klarifikasi yang berdurasi 42 detik tersebut, Yosi juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan terkait dengan video yang diunggah melalui akun media sosial miliknya. 

"Saya meminta maaf kepada pihak manajemen, keamanan PIK dan pihak pihak yang dirugikan. Terima kasih juga kepada Polsek Penjaringan," sambung Yosi dalam video tersebut. 

Sementara Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Rinaldo Aser membenarkan peristiwa tersebut, dan sudah memanggil petugas keamanan serta pengunggah video untuk dimintai keterangan.

"Setelah pemanggilan, ternyata kesalahpahaman antara satpam dan pengunggah video. Dan tidak ada pungli PIK 2," katanya, Selasa (16/11/2021). 

Baca juga: Pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Senilai Rp 14 miliar di Pulau Kelapa akan Rampung Desember

Baca juga: Unibraw Dapat Beasiswa StuNed untuk Bidang Pengkajian Risiko Banjir ke IHE Delft Institute

Baca juga: Jadwal Pemilu Masih Buram, Mardani: Jangan Sampai Publik Curiga Masa Jabatan Presiden Diperpanjang

Terkait hal tersebut maka kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan.

Pihak yang jadi korban dari dugaan aksi pungli itu tidak membuat laporan ke polisi dan berakhir secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak telah bersepakat tidak akan membuat laporan dan permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan kekeluargaan dan berdamai " tutupnya. 

Sebelumnya dalam video berdurasi 46 detik yang diunggah Yosi lewat akun Tiktok @yosiiu9gal, terlihat pengendara motor yang ingin masuk ke kawasan PIK 2 dengan sejumlah petugas keamanan PIK 2.

Pengendara motor itu lalu menghampiri petugas keamanan.

Baca juga: Viral Pesepeda Dihadang Polantas Ketika Lewat JLNT Casablanca, Polisi Tegaskan Belum Ada Aturannya

Baca juga: Waketum MUI Anwar Abbas Minta Polisi Jelaskan Terkait Penangkapan Terhadap Ustaz Ahmad Farid Okbah

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Gerhana Bulan Sebagian Akan Terjadi 19 November 2021 Mendatang

Setelahnya petugas keamanan PIK 2 itu diduga meminta uang kepada pengendara yang membawa barang ke kawasan tersebut. 

"Sekuriti PIK 2 minta pungli, gue ditahan disini nggak boleh masuk disuruh bayar. Ampe bos gue ke sini buat bayar Rp 50 ribu," ujar orang yang merekam video tersebut.

"Gue nggak boleh masuk, gue mau nganter barang bro, masa nggak boleh masuk. Tuh ampe bos gue dateng ke sini, ngasih duit ama sekuriti, tuh," sambung orang itu. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved