Kebakaran

Kebakaran Dahsyat Melanda Pabrik Bantal di Pasar Rebo, Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Juta

Kebakaran Dahsyat Melanda Pabrik Bantal di Pasar Rebo, Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Juta. Berikut Selengkapnya

Penulis: resign | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kondisi pabrik bantal yang mengalami kebakaran di Jalan Raya TB Simatupang RT 03/11, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Selasa (16/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR REBO - Lapak rongsokan yang terdiri dari sebuah pabrik bantal dan pengolahan limbah plastik di Jalan Raya TB Simatupang RT 3/RW 11, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur ludes terbakar pada Selasa (16/11/2021).

Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir sebesar Rp 500 juta.

"Luas bangunan yang terbakar 300 meter persegi. Kerugian mencapai Rp 500 juta," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

Lebih lanjut, kata Gatot, pabrik bantal yang mengalami kebakaran diketahui milik Sutarman (54) warga sekitar.

Ia pun menduga, penyebab kebakaran dipicu korsleting listrik. "Korsleting listrik dari panel listrik di ruang mesin dan menyambar sekitar bangunan," sambung Gatot.

Sementara itu, menurut keterangan warga sekitar bernama Siti Rowiyah, sumber api berasal dari mesin giling di pabrik bantal.

Mesin giling itu berfungsi mencacah kain menjadi yang selanjutkan akan digunakan sebagai bahan baku produksi bantal.

"Dari mesin penggilin itu, apinya merember ke sana (pengepul limbah plastik) Apinya besar," kata Siti saat ditemui di lokasi kebakaran pada Selasa (16/11/2021), siang.

Lebih lanjut, kata Siti, rumahnya yang terletak di dekat area pabrik bantal juga ikut ludes terbakar.

"Ini sudah gak bisa selamatkan apa-apa. Cuma tabung gas doang yang bisa saya lemparkan biar gak meledak. Habis itu saya pingsan, digotong ke rumah Pak RT," sambung Siti.

Baca juga: Kebakaran Lapak Rongsokan Merembet ke Tempat Pengepul Limbah Plastik, Pabrik Bantal, dan Rumah Warga

Baca juga: Adian Napitupulu Minta Dilakukan Investigasi Menyeluruh Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Cilacap

Saat kejadian, Siti mengaku tidak mengetahui perihal adanya kebakaran. Ia tengah asik ngajar ngaji di rumahnya.

"Tiba-tiba tukang bakso datang ke rumah suruh. Saya disuruh keluar, ternyata benar api sudah besar. Sudah hampir ke tempat saya," ujar Siti.

Siti baru mendengar adanya ledakan dari salah satu mobil milik pabrik bantal saat sudah diungsikan ke rumah Ketua RT. 

"Saya denger ledakan dari mobil. Itu kondisi saya sudah sadar," ucapnya.

Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh bagian rumah milik Siti hangus terbakar.

Semua peralatan rumah seperti televisi, pakaian, perlengkapan sekolah anak, hingga peralatan dapur tidak dapat diselamatkan.

"Kan anginnya gede, api langsung nyambar. Saya baru mau ngambil baju satu, sudah digeret sama anak saya. Baju pun satu gak ada, cuma ada ini, yang saya dipakai doang," jelas Siti. S

Selain perlengkapan rumah, dua ekor ayam bangkok milik Siti juga gosong dilahap api. (m29)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved