Breaking News:

Berita Jakarta

Ini Respon Wagub DKI Ketika Mengetahui Anggota Dewan Bakal Coret Program Anies Soal Sumur Resapan

Ini Respon Wagub DKI Ketika Mengetahui Anggota Dewan Bakal Coret Program Anies Soal Sumur Resapan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kondisi pembangunan sumur resapan di Jalan Raden Said Soekanto, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (11/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespon rencana Komisi D DPRD DKI Jakarta yang ingin mencoret program sumur resapan atau drainase vertikal senilai Rp 120 miliar pada tahun 2022.

Legislator DKI Jakarta memandang, program tersebut kurang maksimal untuk menanggulangi banjir di Ibu Kota.

Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini menilai, banyak program pencegahan banjir yang dikeluarkan pemerintah daerah.

Tidak hanya sumur resapan, tapi ada juga gerebek lumpur, pembangunan polder, perbaikan pompa, normalisasi, pembuatan tanggul dan lainnya.

“Sumur resapan hanya sebagian dari program-program yang ada dan kami akan melihat sejauhmana efektivitas penggunaan anggaran sumur resapan yang kita rasakan dalam dua tahun terakhir,” ujar Ariza di DPRD DKI Jakarta pada Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Wali Kota Depok Sebut Banjir karena Kabupaten Bogor, Babai Suhaemi: Bukan Jawaban Seorang Pemimpin

Baca juga: Wali Kota Depok Sebut Kabupaten Bogor Pemicu Banjir, Ade Yasin: Kita Sudah Biasa Disalahkan

Ariza berharap, pelaksanaan sumur resapan lebih maksimal untuk menangani potensi genangan dan banjir di Jakarta.

Tentunya, kata dia, seluruh program yang direncanakan bakal dilaksanakan dengan baik dan dievaluasi.

Dalam kesempatan itu, Ariza juga membuka diri kepada masyarakat yang ingin menyampaikan kritik dan saran terhadap kebijakan pemerintah daerah soal pengendalian banjir.

“Silakan masyarakat Jakarta atau mana pun memberikan masukan saran dan kritik untuk perbaikan- perbaikan terhadap program yang dibuat yang disusun bersama antara pemerintah provinsi dengan DPRD,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Ida Mahmudah meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi program sumur resapan.

Ida juga tidak segan mencoret program sumur resapan senilai Rp 120 miliar tersebut di Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk tahun 2022 mendatang.

“Mau dikurangi atau dihapus saya setuju saja. Saya minta SDA mengevaluasi (sumur resapan) yang baru dibangun dan betul-betul di titik yang tepat, jangan membuat masyarakat terheran-heran,” imbuhnya. (faf) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved